
Tanjungpinang, batamtv.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyiapkan sejumlah langkah untuk menjaga kinerja sektor pariwisata di tengah meningkatnya dinamika geopolitik global.
Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, mengatakan strategi yang ditempuh antara lain percepatan layanan keimigrasian melalui penerapan sistem autogate di bandara dan terminal ferry internasional. Langkah ini ditujukan untuk mempercepat proses kedatangan wisatawan mancanegara.
Selain itu, pemerintah daerah memperkuat keterhubungan antar destinasi melalui program tourism linkage guna memperluas pilihan perjalanan bagi wisatawan dalam satu kawasan.
Ansar menjelaskan pengembangan pariwisata berbasis pengalaman juga terus didorong, terutama pada sektor sport tourism dan marine tourism yang dinilai sesuai dengan karakteristik wilayah kepulauan.
Kebijakan nasional seperti program golden visa dan second home visa turut dioptimalkan untuk mendorong wisatawan tinggal lebih lama serta meningkatkan kontribusi ekonomi daerah.
Upaya promosi juga diperkuat dengan menonjolkan citra destinasi yang aman dan nyaman agar tetap kompetitif di tengah ketidakpastian global.
Di sisi lain, pemerintah daerah mendorong diversifikasi pasar melalui penguatan wisatawan nusantara sebagai penopang sektor pariwisata.
Ansar menambahkan, posisi Kepulauan Riau yang berbatasan langsung dengan sejumlah negara di Asia Tenggara menjadi nilai strategis dalam menarik kunjungan wisatawan regional maupun internasional.
Sumber : antarakepri









































