Trump Dorong Migran Ilegal Pulang Sukarela lewat Skema “Self-Deportation”

0
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berbicara kepada awak media setelah menandatangani perintah eksekutif di Oval Office, Gedung Putih, Washington DC, 25 Februari 2025.(Foto : Jim Watson/AFP)

Washington DC,batamtv.com, – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menggagas kampanye deportasi sukarela berskala besar yang ditujukan bagi para migran tak berdokumen. Melalui skema ini, mereka didorong untuk kembali ke negara asal secara sukarela dengan harapan bisa kembali ke AS secara legal di masa mendatang.

“Ini adalah operasi deportasi sukarela sangat besar yang sedang kami mulai,” ujar Trump dalam rapat kabinet yang disiarkan secara langsung di televisi.

Trump menambahkan, pemerintah akan memfasilitasi proses kepulangan mereka. “Dan kami akan bekerja sama dengan mereka, sehingga jika mereka keluar dengan baik, kami akan bantu mereka sejak awal untuk kembali secara legal,” katanya. Gantikan sistem era Biden Kebijakan baru ini menjadi bagian dari pendekatan keras Trump terhadap imigrasi ilegal, isu yang selama ini menjadi salah satu pilar kampanye politiknya.

Setelah kembali menjabat pada Januari lalu, Trump langsung menonaktifkan aplikasi CBP One, sistem yang diperkenalkan oleh pendahulunya, Joe Biden.

Aplikasi tersebut sebelumnya memungkinkan para migran dari Meksiko membuat janji pertemuan di perbatasan untuk mengajukan izin tinggal sementara. Sebagai gantinya, pemerintah kini meluncurkan aplikasi baru bernama CBP Home, yang dirancang khusus bagi mereka yang ingin mengatur proses kepulangan secara sukarela. Migran yang sebelumnya masuk ke AS melalui CBP One saat ini telah menerima pemberitahuan bahwa mereka harus segera meninggalkan wilayah AS.

Menteri Keamanan Dalam Negeri AS Kristi Noem mengatakan, pemerintah telah menjalin kerja sama dengan otoritas di El Salvador, Kolombia, dan Meksiko untuk mendukung proses reintegrasi para migran. “Kami menyediakan bantuan tempat tinggal dan makanan, memastikan mereka mendapat kesempatan untuk pulang, sehingga nantinya bisa memiliki kesempatan kembali ke AS,” jelas Noem. Menurutnya, ribuan migran telah memanfaatkan program ini dan pulang ke negara asal secara sukarela.

Meski tetap menunjukkan sikap tegas terhadap imigrasi ilegal, Trump mengakui bahwa tenaga kerja migran tetap dibutuhkan dalam sejumlah sektor penting di AS. “Kami harus menjaga petani, pekerja hotel, dan pekerja berbagai sektor lainnya,” ujarnya. Trump juga menegaskan bahwa pekerja migran tertentu masih akan diberi izin untuk bekerja secara sementara.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                   : Sofyan Atsauri

Sumber                : Kompas.com