Tanjungpinang, batamtv.com – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyatakan rencana pengembangan kawasan wisata terpadu Treasure Bay di Kabupaten Bintan akan semakin memperkuat sektor pariwisata dan investasi di daerah.
Menurut Ansar, Pemerintah Provinsi Kepri mendukung penuh keberlanjutan pembangunan kawasan tersebut karena dinilai mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.
“Investasi seperti ini akan mendorong pertumbuhan pariwisata sekaligus meningkatkan ekonomi daerah,” ujarnya, Sabtu (17/7/2026).
Ansar menyebut pihaknya telah menerima pemaparan rencana pengembangan dari Landmarks Berhad Group selaku pengelola Treasure Bay.
Pemprov Kepri, lanjutnya, siap memfasilitasi kebutuhan perizinan yang menjadi kewenangan daerah, serta membantu menjembatani proses perizinan di tingkat pemerintah pusat.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan menindaklanjuti usulan investor terkait penguatan kawasan Free Trade Zone (FTZ) di Kabupaten Bintan dan Kabupaten Karimun.
Ia menegaskan akan mengajak para investor untuk bersama-sama mendorong pengembangan FTZ kepada pemerintah pusat guna meningkatkan daya tarik investasi di Kepri.
Sementara itu, CEO Landmarks Berhad Group Mark Wee Liang Yee menjelaskan Treasure Bay Bintan saat ini telah dikembangkan di atas lahan seluas sekitar 338 hektare.
Kawasan tersebut dilengkapi berbagai fasilitas unggulan, seperti Crystal Lagoon seluas 6,3 hektare yang dikenal sebagai salah satu laguna buatan terbesar di Asia Tenggara, serta akomodasi seperti The ANMON Resort Bintan dan Natra Bintan.
Ke depan, pihaknya berencana menambah pembangunan hotel, resor, serta fasilitas pendukung lainnya guna meningkatkan daya tarik kawasan wisata tersebut.
Selain itu, Landmarks Berhad Group juga berupaya memasukkan kawasan Lagoi, Bintan, ke dalam pengembangan Singapore-Johor Special Economic Zone (SEZ) untuk memperkuat konektivitas dan menarik investasi internasional.
Dengan berbagai rencana pengembangan tersebut, diharapkan Treasure Bay dapat semakin memperkuat posisi Kepulauan Riau sebagai destinasi wisata kelas dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Sumber : antara











































