
BATAM, batamtv.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad ikut mendampingi menteri Trenggono saat meresmikan 2 (dua) unit Kapal Pengawas Kelautan dan Perikanan Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (Ditjen PSDKP) di Galangan PT. Palindo Marine, Batam, Kepulauan Riau, Kamis (28/12).
Di sela-sela acara , Gubernur Ansar mengatakan kapal hasil produksi anak negeri di Galangan PT. Palindo Marine, Batam ini tentu saja menambah kebanggaan Kepri sebagai tuan rumah dalam memproduksi Kapal Pengawas ini di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
“Melalui kehadiran Kapal Barakuda 1 dan 2 ini, diharapkan dapat memperkuat armada pengawasan perikanan di Laut Natuna Utara, yakni Zona I. Tentu saja hal ini merupakan salah satu penguatan dalam Upaya penerapan program Ekonomi Biru di Kepulauan Riau” ujarnya.
Terkait spesifikasi dan teknologi terbaru yang dimiliki KP. Barakuda 01 dan 02, Direktur Jenderal PSDKP, Laksda TNI Adin Nurawaluddin, menjelaskan bahwa 2 unit kapal dengan panjang 50 meter (Kelas II) ini merupakan kapal pengawas pertama KKP yang telah dilengkapi dengan teknologi Fin Stabilizer untuk mendukung manuver dan kestabilan kapal serta interceptor untuk mendukung efisiensi kerja mesin dan daya dorong kapal.
Di samping itu, kedua kapal tersebut juga telah dilengkapi dengan Water Canon untuk melumpuhkan kapal ilegal serta rope cutter untuk memotong tali atau jaring yang membelit propeller pada saat melakukan pengejaran kapal ilegal.
“Modus operandi yang sering ditemui petugas di lapangan adalah pelaku dengan sengaja menjatuhkan jaring saat dikejar untuk merusak propeller kapal pengawas. Maka, pada KP. Barakuda 01 dan 02 ini telah kami lengkapi dengan rope cutter”, terang Adin.
Adin menambahkan bahwa KP. Barakuda 01 dan 02 juga telah dilengkapi sistem peluncur sea rider agar mempercepat naik turun speedboat ke atas air, pandangan ruang kemudi 360 derajat, serta towing hook untuk menarik kapal ilegal yang telah dilumpuhkan.
Editor : Oktarian
Reporter : Abyaqsa Ramadan









































