read news – Penumpukan Pasien di RSUD Muhammad Sani, Ini Kata Manajemen Rumahsakit

0
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat berdialog dengan calon pasien yang menumpuk di RSUD Muhammad Sani Karimun. (Foto : abdi perdana - batamtv.com)
Bupati Karimun, Aunur Rafiq saat berdialog dengan calon pasien yang menumpuk di RSUD Muhammad Sani Karimun. (Foto : abdi perdana - batamtv.com)

KARIMUN, batamtv.com – Bupati Karimun Aunur Rafiq melakukan sidak ke Rumahsakit Umum Daerah Muhammad Sani . Hal ini dipicu adanya penumpukan pasien. Aunur Rafiq  meminta agar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani, BPJS dan Dinas Kesehatan untuk mengatasi penumpukan pasien, Rabu (31/5/2023) .

Direktur Utama RSUD Muhammad Sani, Rosdiana juga mengakui tentang peningkatan jumlah pasien hingga dua kali lipat dari sebelumnya.

“Maka secara otomatis penanganannya juga memerlukan waktu. Tapi komitmen kami untuk tetap melayani, dan tidak ada pasien yang kami tolak,” ungkap Rosdiana.

Dokter spesialis saraf itu menyampaikan, pihaknya juga membuat skema agar lebih mendahulukan pasien luar pulau Karimun. Sementara pasien dari Karimun diedukasi, kecuali bersifat darurat atau emergency.

“Dokter penyakit dalam yang sebelumnya hanya menangani satu poli, sekarang kita buka tiga poli dengan satu dokter menangani 50 pasien dalam sehari. Beberapa jenis layanan spesialisasi juga sudah kita tambah seperti layanan lansia, dokter bedah mulut. Kemudian sistem digitalisasi yangs sedang kita bangun dengan BPJS. Pasien wajib datang finger apabila ingin datang berobat,” papar Rosdiana.

Namun menurut Rosdiana, dengan jumlah pasien yang meningkat tersebut. Maka pihaknya memiliki perspektif masyarakat menunjukan kepercayaan kepada RSUD Muhammad Sani untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Dalam sidaknya, Bupati Karimun turut didampingi Rosdiana, Kepala BPJS Kesehatan Karimun Muherry, Kepala Pelayanan RSUD Muhammad Sani Ade Kurniawan dan Kasi Rujukan Dinkes Karimun Paras Hasibuan.

Ediotor : Oktarian
Reporter : Abdi Perdana