read news – KPU Kepri Mulai Sosialisasikan Tahapan Pemilu 2024

0
KPU Kepri mulai melakukan Sosialisasi Tahapan Pemilu 2024. /ds-batamtv.com

TANJUNGPINANG, batamtv.com – KPU Provinsi Kepri mulai menggelar Sosialiasi Peraturan KPU Nomor 3 tahun 2022 terkait tahapan Pemilu serentak 2024, (Rabu 29/06)

Pasca dilaunching serentak secara nasional pada 14 Juni 2022 lalu Sosialiasi Peraturan KPU Nomor 3 tahun 2022 terkait tahapan Pemilu serentak 2024 ini merupakan sosialisasi perdana yang digelar KPU Kepi.

Sosialiasi perdana ini mengundang puluhan awak media cetak, online dan elektronik di CK hotel Tanjungpinang itu dihadiri dan dibuka Ketua KPU Kepri Sri Wati dan para anggota Komisioner KPU.

Dalam Sambutannya, Sri Wati mengatakan bahwa media dapat memberikan pendidikan politik terkait pemilu inilah alasan dipilihnya media sebagai sasaran sosialisasi perdana karena gencar melakukan pemberitaan yang secara tak langsung mensosialisasikan pemilu ke masyarakat luas.

“Kami sangat terbantu media karena melalukan pemberitaan secara ke masyarakat secara massif, cetak online, elektronik terlebih daerah yang tidak terjangkau dan internetnya kurang memadai,” ungkap Sri.

Sri pun berharap pihaknya di KPU Kepri dengan hadirnya media, bisa menyampaikan terkait informasi tahapan pemilu 2024 secara masif lagi.

Pada sosialiasi yang digelar secara santai itu, sejumlah Anggota KPU secara bergiliran menyampaikan sosialiasi terkait tugas dan fungsinya masing masing.i

Diawali Priyo Budi Handoko selaku ketua divisi program, perencanaan dan informasi yang menyampaikan terkait peraturan KPU nomor 3 tahun 2022 tentang tahapan dan jadwal penyelenggaraan pemilu 2024.

Selanjutnya Parlindungan Sihombing selaku divisi sosialiasi dan tahapan serta Arison secara teknis menyampaikan terkait teknis tahapan pemilu 2024.

Salah satu isu menarik dalam pemilu 2024 mendatang yaitu singkatnya waktu pelaksanaan kampanye Pilpres dan Pileg yang hanya 75 hari, ini tentu berbeda dengan pemilu pemilu sebelumnya yang lebih dari 100 hari. Pengurangan waktu kampanye pun berdampak terhadap peserta dan partai politik.

Namun begitu setiap calon bisa mengoptimalkan kampanyenya dengan menggunakan metode kreatif dengan memanfaatkan dukungan teknologi informasi yang dilebih dinamis, cepat dan massif. (ds)