read news – HM Rudi Minta Kepada Kepala SD dan SMP Persiapkan PPDB dengan Baik

0
Walikota Batam HM Rudi  membuka Workshop PPDB SD dan SMP tahun pelajaran 2023/2024 di Harmoni One Hotel.  Workshop tersebut diselenggarakan Disdik Kota Batam sebagai salah satu persiapan PPDB di Kota Batam. (Foto : muhammad amin - batamtv.com)
Walikota Batam HM Rudi  membuka Workshop PPDB SD dan SMP tahun pelajaran 2023/2024 di Harmoni One Hotel.  Workshop tersebut diselenggarakan Disdik Kota Batam sebagai salah satu persiapan PPDB di Kota Batam. (Foto : muhammad amin - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Walikota Batam HM Rudi berharap permasalahan PPDB yang biasa terjadi selama ini, dapat diantisipasi dengan baik. Itu sebabnya Kepala Sekolah, Kabid, Kepala Disdik Kota Batam harus selalu berkoordinasi, sehingga setiap permasalahan dapat segera diselesaikan.

Hal itu disampaikan HM Rudi kepada para pengelola sekolah, saat membuka Workshop PPDB SD dan SMP tahun pelajaran 2023/2024 di Harmoni One Hotel.  Workshop tersebut diselenggarakan Disdik Kota Batam sebagai salah satu persiapan PPDB di Kota Batam.

“Lakukan pendataan dari awal, berapa jumlah yang harus diterima. Dan berapa perkiraan anak-anak kita yang akan mendaftar,” kata Rudi, Senin (22/5/2023).

HM  Rudi mengingatkan kepada Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam serta semua kepala sekolah SD dan SMP untuk dapat mempersiapkan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sebaik mungkin.

Kemudian Rudi juga mengingatkan kepada semua Kepala Sekolah dan panitia PPDB, jangan sekali-kali melakukan pungutan liar pada PPDB. Menurutnya, sudah ada aturan dan mekanisme yang jelas terkait PPDB.

“Saya pesan dan titip betul terkait ini, jangan sampai ada pungutan satu rupiah pun dari PPDB ini,” katanya.

Selain itu, Rudi juga meminta dalam PPDB tahun ini tidak ada diskriminasi, semua anak yang mendaftar harus diperlakukan dengan sama. Kepala Sekolah diharapkan dapat menekankan hal ini kepada panitia PPDB di lapangan.

“Jangan sampai karena satu kampungnya, kemudian diutamakan dan didahulukan untuk diterima. Jangan sampai ada diskriminasi,” jelasnya.

Editor : Pariadi

Reporter : Muhammad Amin