Arus Balik Melandai, Polri Ubah Skema One Way Nasional Jadi Parsial

0
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat pemantauan lalu lintas terkini periode arus balik Libur Idul Fitri 1447H/2026 di JMTC Jatiasih, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3/2026). ANTARA/Aria Ananda. (sumber : antaranews.com)

Bekasi, batamtv.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia menyesuaikan rekayasa lalu lintas arus balik Lebaran dengan mengubah sistem one way nasional menjadi one way parsial di ruas tol utama, menyusul penurunan volume kendaraan setelah puncak arus balik.

Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, menyampaikan kebijakan tersebut diambil berdasarkan evaluasi indikator kepadatan lalu lintas melalui volume capacity ratio (V/C ratio) yang dipantau secara real time dari pusat kendali.

Perubahan skema mulai diterapkan di kawasan Gerbang Tol Kalikangkung, dari sebelumnya one way nasional menjadi one way parsial pada segmen tertentu.

Menurut Kapolri, keputusan itu dilakukan setelah puncak arus balik terjadi pada Selasa (24/3) malam dengan jumlah kendaraan mencapai 256.338 unit, meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 223.163 unit.

Secara kumulatif, hingga Selasa siang tercatat sekitar 2,04 juta kendaraan telah kembali ke Jakarta, dari total 2,52 juta kendaraan yang keluar saat arus mudik.

Data tersebut menunjukkan masih terdapat ratusan ribu kendaraan yang belum kembali, sehingga rekayasa lalu lintas tetap diterapkan secara dinamis guna mengantisipasi kepadatan lanjutan.

Polri menegaskan, perubahan skema ini merupakan bagian dari strategi penguraian arus secara bertahap agar distribusi kendaraan lebih merata di jalur tol.

Selain itu, potensi puncak arus balik susulan diperkirakan terjadi pada 28–29 Maret 2026. Oleh karena itu, pemantauan serta penyesuaian rekayasa lalu lintas akan terus dilakukan sesuai kondisi di lapangan.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga kelancaran perjalanan sekaligus menekan risiko kemacetan dan kecelakaan di ruas tol utama.

Sumber : antaranews.com