
BATAM, batamtv.com – Walikota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Walikota Batam Li Claudia Candra bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyerahkan bantuan kemanusiaan dari Batam untuk korban bencana alam di Sumatera Utara.
Bantuan senilai Rp4,7 miliar bagi korban bencana alam di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) secara langsung diterima Gubernur Sumut Bobby Nasution di kantor Pemrop Sumut.
“Kami hadir untuk menyampaikan belasungkawa sekaligus menyerahkan amanah dari masyarakat Batam. Kepedulian warga Batam terhadap korban bencana sangat tinggi, dan hampir setiap kegiatan besar selalu disertai dengan penggalangan donasi kemanusiaan,” ujar Wali Kota Batam Amsakar Achmad dalam keterangan resmi yang diterima di Batam, Kamis (08/01).
Bantuan yang disalurkan untuk Sumatera Utara senilai Rp4,7 miliar rinciannya terdiri atas Rp2,5 miliar yang bersumber dari APBD Kota Batam serta Rp2,2 miliar hasil donasi masyarakat Batam sebagai wujud kepedulian terhadap warga terdampak bencana.
la berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta mendukung percepatan pemulihan di wilayah Sumatera Utara.
“Atas nama Pemerintah Kota Batam, Badan Pengusahaan (BP) Batam, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda)) dan seluruh masyarakat Batam.
“Kami berharap musibah ini segera berakhir dan Sumatera Utara dapat kembali pulih,” kata Amsakar.
Sementara itu Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Pemerintah dan masyarakat Kota Batam di tengah masa tanggap darurat setelah bencana.
“Terima kasih telah membersamai kami dalam masa sulit ini. Semoga bantuan yang diberikan membawa kebaikan dan menjadi pahala bagi kita semua,” ujar Bobby.
Pada kesempatan tersebut, Bobby memaparkan perkembangan penanganan bencana di Sumatera Utara. Hingga 8 Januari 2026, lanjutnya, jumlah penduduk terdampak tercatat sebanyak 479.045 kepala keluarga atau 1.803.549 jiwa.
Sedangkan jumlah pengungsi mencapai 3.371 kepala keluarga atau 13.378 jiwa, korban meninggal dunia 372 jiwa, luka-luka 126 jiwa, serta 42 jiwa dinyatakan hilang. Ia menambahkan dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, sebanyak 18 daerah terdampak bencana, dengan lima kabupaten/kota diantaranya mengalami dampak paling parah.
Pemerintah Provinsi Sumut saat ini masih menetapkan status tanggap darurat dan membuka posko penanganan bencana hingga tiga bulan ke depan.
“Fokus utama kami saat ini adalah penyelamatan jiwa, pemenuhan kebutuhan logistik, serta upaya mengurangi jumlah pengungsi melalui penyediaan hunian sementara dan hunian tetap,” ujar Bobby.
la menambahkan bantuan dari Kota Batam akan diarahkan untuk mendukung pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak sebagai bagian dari proses pemulihan setelah bencana.
sumber: Kominfo Batam









































