
BATAM, batamtv.com – Propinsi Kepri saat ini kembali digegerkan dengan informasi seputar merekabkny kembali virus corona X-BB. Sejumlah kebijakan kini kembali bakal dillaukan terkait pembatasan kegitan warga.
Pemprov Kepri kembali memperketat protokol kesehatan di fasilitas publik.
Hl itu disampaikan Wakil Ketua Harian Satgas Covid-19 Kepri, Tjetjep Yudiana.
Tjetjep menyebut informasinya telah ditemukannya 4 kasus Covid-19 varian X-BB di Indonesia.
Yang mengejutkan lagi adalah di Singapura varian ini sudah mencapai 4,631 ribu orang sejak 29 Oktober.
“Varian ini lebih cepat menular, tapi Case Fatelity Ratenya rendah, di Singapura sendiri dari 50.000 ribu kasus aktif yang dirawat di Rumah Sakit rata-rata 150 kasus perhari dan dari 150 kasus ini yang meninggal antara 5-10 persen,”kata Tjetjep, Rabu (2/11/2022).
Tjetjep menjelaskan menurut prediksi Menkes Budi Gunadi Sadikin kasus Covid-19 varian X-BB di Indonesia akan terjadi di bulan Februari 2023, tapi menurut jubir Covid-19 kasus Covid-19 varian X-BB akan lebih cepat lagi yaitu pada bulan Januari 2023.
“Menurut arahan Menkes RI masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Kepri wajib vaksid booster pertama setelah itu mengikuti vaksin booster kedua yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2022 sampai bulan Januari 2023,” katanya.
editor : abyaqsa Ra
reporter : Dwi susilo









































