
TANJUNG PINANG , batamtv.com – Saat ini keberadaan rumah tidak layak huni di Kepri, masih terhitung banyak. Faktor kesulitan ekonomi menjadi pemicu warga kurang mampu, kesulitan membangun rumah yang layak huni.
Demi mencari jalan keluar, Pemerintah Kepri mencoba memberikan peluang kepada Real Estate Indonesia (REI) Kepri, untuk iktu serta berkontribusi terhadap pembangunan rumah layak huni.
Apalagi REI Kepri merupakan mitra strategis Pemerintahan Provinsi Kepri untuk menyediakan kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad saat membuka Rapat Kerja Daerah Dewan Pengurus Daerah (DPD) REI Kepri di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (9/11/2022) mengatakan pengusaha properti memegang peranan penting untuk mempercepat pembangunan perumahan di Kepulauan Riau.
“REI juga punya peranan menyediakan rumah layak huni secara komprehensif dalam rumah masyarakat yang layak dihuni, dan itu bagian penting untuk pengentasan kemiskinan,” ujar Ansar Ahmad
“Kita mesti kerja bareng. Tanpa kebijakan insentif di bidang pelayanan birokrasi, maka hal ini akan terus menjadi penghambat untuk pembangunan di Kepri,” ujar Ansar Ahmad.
Ketua DPD REI Kepri, Tony mengatakan, dua tahun belakangan sektor properti di Kepri tidak bisa berbuat banyak akibat pandemi Covid-19. Dengan Rakerda yang di gelar ini, DPD REI Kepri bertekad untuk berkontribusi lebih banyak dalam pembangunan di Kepulauan Riau.
“Kami sangat mendukung Pemerintah Provinsi Kepri untuk membangun rumah layak huni bagi masyarakat. Memang beberapa hambatan terkait perizinan dan tata ruang, membutuhkan duduk bersama untuk menyelesaikannya,” katanya.
editor : oktarian
reporter : abyaqsa ra









































