
BATAM, batamtv.com – Pemenuhan kebutuhan masyarakat akan sembako kian hari kian meningkat. Sayangnya, hal ini tidak sesuai dengan makin meningkatnya harga kebutuhan tersebut. Apalagi pasca kenaikan harga BBM yang membuat harga sembako naik juga .
Untuk membantu meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan sembako, Pemko Batam terus menggelar operasi pasar murah. Hal ini dilakukan dalam rangka terus menekan kenaikan harga di pasaran. Salah satu cara efektif yaitu dengan cara memberikan subsidi melalui operasi pasar murah.
Kali ini, operasi pasar murah kali dilaksanakan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Batam, di Depan SMP 25 Tiban Indah, Kec. Sekupang, Kamis (3/11/2022).
Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin Hamid, menghadiri kegiatan pasar murah yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam. Jefridin didampingi Sekretaris Dinas Perindag Kota Batam, Gufron.
Operasi pasar murah ini , kata Jefridin merupakan salah satu kebijakan Wali Kota Batam Muhammad Rudi dalam rangka membantu masyarakat Batam khususnya terkait kenaikan sembilan bahan pokok (sembako).
Harga sembako naik lantaran biaya logistik semakin mahal, imbas dari kenaikan harga BBM subsidi. “Pasar murah kita laksanakan sampai akhir bulan Desember 2022, sampai saat ini sudah 10 titik kegiatan digelar, dari 20 titik kegiatan untuk menekan inflasi di Kota Batam,” katanya.
Jefridin menjelaskan hasil dari operasi pasar yang digelar mampu membawa dampak signifikan pada pengendalian indeks harga konsumen (IHK) pada Oktober 2022 tercatat Deflasi sebesar 0,04 persen.
Deflasi ini terjadi karena penurunan IHK dari 112,60 pada September 2022 menjadi 112,56 pada Oktober 2022.
Batam menduduki peringkat ke-13 dari 22 kota yang mengalami deflasi di Sumatera dan menduduki peringkat ke-56 dari 61 kota yang mengalami inflai se-Indonesia.
“Saya berharap sampai akhir bulan desember 2022 inflasi di Kota Batam bisa kita tekan laju inflasi,” ujarnya.
editor : abyaqsa ra
reporter : muhammad amin









































