
TANJUNGPINANG, batamtv.com – Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari 3 pelabuhan di Kepri meningkat signifikan sejak di kelola PT Pelabuhan Kepri (perusda ). Tercatat realisasi peningkatannya hampir 300 persen dibanding sebelumnya.
Pendapatan bisnis Badan Usaha Pelabuhan (BUP) sektor pelabuhan yang di kelola PT pelabuhan Kepri yang sebelumnya tidak memperoleh pendapatan, namun kini menjadi potensi pendapatan bisnis kepelabuhanan.
Hal ini karena sejak berdirinya BUP pada 2022 dengan diberikan pengelolaan pelabuhan, maka hanya dalam 3 bulan saja realisasi pendapatan bisnis BUP mencapai 60 Persen dari target pendapatan setahun.
Direktur PT Pelabuhan Kepri (perseroda) Capt Awaluddin optimis pendapatan pelabuhan akan menyumbang PAD signifikan.
“Sejak 3 bulan terakhir ini pendapatan retribusi meningkat pesat, pendapatan bisnis pun hampir mencapai target untuk setahun walau hanya 3 bulan di kelola,” kata Capt Awaluddin kepada awak media ini Jumat ( 13/01) di Bintan Center Tanjungpinang.
Senada dengan itu, Direktur Bidang Oprasional & Hukum PT pelabuhan Kepri, Cokky Wijaya Saputra bersama team pemasaran dan team operasional, menyiapkan strategi pengelolaan pelabuhan-pelabuhan yang di berikan.
“Untuk saat ini baru dua pelabuhan yang di kelola yaitu Pelantar 2 dan Pelabuhan Segara di Tanjung Uban, dan saat ini hanya tinggal Menunggu SK yang di susun bersama dengan dinas perhubungan kepri,” ungkap Cokky Wijaya.
Cokky berharap, kedepan 3 pelabuhan tersebut dapat di kelola maksimal, karena keuntungan besar ada didepan mata.
Sementara itu Deputi Direktur oprasional dan Hukum PT pelabuhan Kepri, Didik Tresna menambahkan, jika pihaknya telah menyusun strategi dalam pengelolaan pelabuhan di Penagi, diantaranya dengan meningkatkan koordinasi dan akan melengkapi sejumlah fasilitas pelabuhan.
Didik juga berkomitmen, dan siap untuk membuktikan keuntungan besar di 3 pelabuhan tersebut di tahun 2023 ini.
” Semoga dengan adanya kerjasama serta dukungan dari mitra-mitra yang kompeten lewat PBM, Tkbm/ dan Jpt serta antar BUMD Kepri, target yang telah diberikan tercapai,” pungkas Didik.
Seperti diketahui PT Pelabuhan Kepri (perusda) mengelola 3 pelabuhan yaitu Kota Segara di Tanjung uban, Pelantar 2 Tanjungpinang dan Pelabuhan Penagi di Natuna. Pengelola 3 pelabuhan tersebut melalui persetujuan Sekda dan diperkuat Keputusan Gubernur Kepri.
Realisasi pendapatan retribusi sektor pelabuhan yang dikelola PT Pelabuhan Kepri (Perseroda) dan diregulatori Dinas Perhubungan naik hampir 300 persen.
editor: oktarian
reporter : dwi susilo









































