read news – Walikota Berhasil Kendalikan Inflasi di Kota Batam selama Ramadan dan Lebaran Idul Fitri

0
Hal ini disampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kanan) bersama Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M. Pd. saat mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah rutin tahun 2023, Rabu (3/5/2023). (Foto : abyaqsa ramadan - batamtv.com)
Hal ini disampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (kanan) bersama Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M. Pd. saat mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah rutin tahun 2023, Rabu (3/5/2023). (Foto : abyaqsa ramadan - batamtv.com)
BATAM, batamtv.com –  Wali Kota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan, bahwa selama Ramadan dan lebaran Pemerintah Kota Batam terus berusaha mengendalikan inflasi melalui operasi pasar murah.

Hal ini disampaikan Wali Kota Batam, Muhammad Rudi bersama Sekretaris Daerah Kota Batam, Jefridin, M. Pd. saat mengikuti secara virtual Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah rutin tahun 2023, Rabu (3/5/2023).

Rapat virtual tersebut dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian dari Gedung Sasana Bhakti Praja, Kemendagri. Kepala Badan Pusat Statitik (BPS), Badan Pangan Nasional, dan stakeholder lainnya. Serta Gubernur, Bupati dan Wali Kota se- Indonesia.

Mendagri, Tito Karnavian dalam rapat virtual tersebut menyampaikan, kegiatan yang cukup besar pada perayaan Hari Raya kemarin memunculkan demand yang tinggi pada bulan April. Namun masih terkendali.

“Meski ada perayaan musiman, namun year to year (dari tahun ke tahun) inflasi Indonesia turun dari 4,97 persen menjadi 4,33 persen. Dimana trennya semakin baik,” ujar Mendagri Tito.

Mendagri Tito menambahkan, posisi inflasi Indonesia sendiri berdasarkan data yang dipublish dunia berada di urutan 145 dari 166 negera terbawah urutan inflasi tertinggi. Dimana menurutnya, urutan ini membuktikan makin terkendalinya inflasi di Indonesia bahkan lebih baik dari negara tetangga Singapura dan Filipina.

Muhammad Rudi menyampaikan dengan upaya yang dilakukan, pangan di Batam  terkendali dan masyarakat tidak ‘panic buying’.  Meski begitu, sebagian besar masyarakat masih merasa bahwa harga kebutuhan pokok belum terkendali. Hal tersebut disampaikan Mendagri kepada Kepala Daerah se-Indonesia.

Editor : Oktarian
Reporter : Abyaqsa Ramadan