
BATAM, batamtv.com – Saat ini seiring makin banyaknya wilayah kabupaten kota di Kepri yang kehabisan stok vaksin, saat ini banyak pihak meminta menghentikan kegiatan vaksinasi karena stok vaksin Covid-19 habis.
Kekosongan stok vaksin tidak hanya terjadi di Tanjungpinang namun merata di seluruh Kabupaten/Kota di Kepri.
Atas kondisi ini, Anggota Komisi IV DPRD Kepulauan Riau, Sirajudin Nur meminta pemerintah menghapuskan antigen dan PCR sebagai syarat perjalanan.
Itu menyusul habisnya stok vaksin Covid-19 di sejumlah Kabupaten/Kota di Kepri.
“Mengenai kewajiban antigen dan PCR ini sebaiknya ditiadakan dulu, kan nggak mungkin kita membatasi aktivitas warga yang belum vaksin, sementara vaksinnya tidak tersedia,” katanya, Kamis (22/9/2022).
Sirajudin menuturkan, permasalahan stok vaksin habis tidak hanya terjadi di Kepri, hampir menyeluruh di seluruh daerah di Indonesia.
Ia pun meminta Dinas Kesehatan Kepri mendesak pusat untuk segera mengirimkan stok vaksin Covid-19.
“Karena itu kita minta Dinkes Kepri untuk aktif mendesak pemerintah pusat untuk mengirimkan vaksin ke Kepri. Presiden juga sudah mewanti-wanti ke Kemenkes agar mempercepat distribusi vaksin ke daerah,” tuturnya. (Aby)








































