Pemprov Kepri Usulkan Percepatan Pemerataan Digital ke BNPP

0
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura beraudiensi dengan Sekretaris Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Kemendagri di Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026).

Tanjungpinang, batamtv.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyampaikan usulan percepatan pemerataan digital kepada Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI guna mengatasi keterbatasan jaringan komunikasi di wilayah kepulauan.

Usulan tersebut disampaikan Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura, saat melakukan audiensi bersama Sekretaris BNPP Komjen Pol Makhruzi Rahman di Kantor BNPP Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (14/7/2026).

Dalam pertemuan itu, Nyanyang mengungkapkan masih banyak wilayah di Kepri yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi, khususnya di Kabupaten Lingga, Natuna, dan Anambas.

“Masih terdapat banyak wilayah blankspot, sehingga Kepri belum sepenuhnya merdeka dalam hal komunikasi,” ujarnya.

Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat sekitar 207 titik blankspot maupun poor coverage yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Kepri.

Untuk mengatasi hal tersebut, Pemprov Kepri mengusulkan sejumlah langkah strategis, di antaranya pembangunan base transceiver station (BTS) baru di wilayah blankspot, peningkatan kapasitas jaringan ke 4G dan 5G, serta penyediaan akses internet berbasis satelit bagi wilayah terpencil dan terluar.

Selain itu, penguatan infrastruktur digital juga diharapkan dapat mendukung program Desa Nelayan Merah Putih, yang membutuhkan akses komunikasi dan fasilitas pendukung seperti jaringan internet dan cold storage.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris BNPP RI, Makhruzi Rahman, memberikan respons positif dan menekankan pentingnya dukungan infrastruktur kelistrikan sebagai penopang utama jaringan telekomunikasi.

Ia juga menugaskan jajaran terkait untuk menindaklanjuti persoalan elektrifikasi dan cakupan sinyal di wilayah Kepri bersama kementerian terkait.

“Penguatan infrastruktur harus saling mendukung antara kelistrikan dan jaringan komunikasi,” katanya.

Selain itu, Makhruzi turut mengusulkan penguatan konektivitas antarwilayah melalui rute penerbangan regional yang menghubungkan Indonesia dan Malaysia, seperti Serasan–Anambas–Kuching–Sambas.

Penguatan infrastruktur digital dinilai penting mengingat posisi strategis Kepri yang berbatasan langsung dengan Singapura sebagai pusat ekonomi dan digital global.

Dengan peningkatan jaringan, pelaku UMKM dan sektor pariwisata di Kepri diharapkan mampu memanfaatkan peluang ekonomi digital dan bersaing di tingkat internasional.

Upaya ini juga sejalan dengan misi Pemerintah Provinsi Kepri dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang berbasis teknologi informasi dan berorientasi pada pelayanan publik.

Penanggungjawab : oktarian
Editor : pariadi
Reporter : dwi susilo