
Tanjungpinang, batamtv.com – Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, menerima kunjungan kehormatan Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A. K. Al Sattari, di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (15/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan persahabatan sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina melalui aksi kemanusiaan dan solidaritas.
Dalam sambutannya, Ansar mengungkapkan hubungan Indonesia dan Palestina telah terjalin erat sejak masa perjuangan kemerdekaan Indonesia.
“Hubungan persaudaraan ini memiliki nilai sejarah yang kuat dan terus terjaga hingga saat ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat Kepulauan Riau terus menunjukkan dukungan terhadap Palestina melalui berbagai aksi kemanusiaan sebagai bentuk empati dan tanggung jawab bersama.
Menurutnya, Palestina memiliki makna penting, tidak hanya dari sisi kemanusiaan tetapi juga nilai historis dan keagamaan.
Ansar berharap kunjungan tersebut dapat membuka peluang kerja sama yang lebih luas serta memperkuat hubungan kedua pihak.
“Kami akan terus menyuarakan perdamaian dunia dan mendukung hak kemerdekaan bagi bangsa Palestina,” tegasnya.
Sementara itu, Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdalfatah A. K. Al Sattari, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Provinsi Kepri.
Ia juga mengungkapkan kekagumannya terhadap masyarakat Indonesia yang dinilai memiliki kepedulian tinggi terhadap perjuangan rakyat Palestina.
“Terima kasih atas dukungan dan solidaritas yang terus diberikan kepada rakyat Palestina,” katanya.
Ia menegaskan, meskipun rakyat Palestina masih menghadapi berbagai tantangan akibat konflik berkepanjangan, harapan untuk meraih kemerdekaan tetap kuat.
“Kami yakin Palestina akan merdeka dan hidup dalam damai,” ujarnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat pemerintah daerah serta tokoh masyarakat yang mendukung penguatan hubungan persaudaraan antara Indonesia dan Palestina.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : pariadi
Reporter : dwi susilo










































