
TANJUNGPINANG, batamtv.com – Komunitas pecinta layangan tradisional Minangkabau di Tanjungpinang yang tergabung dalam “Alek Anak Rantau” kembali menggelar festival Akbar layang layang tradisional.
Puncak kegiatan yang telah berlangsung selama beberapa pekan tersebut, digelar pada Ahad (08/01) petang di lapangan RW 01 Kelurahan Dompak, Tanjungpinang.
Festival Akbar layang layang tradisional minangkabau kali ini memperebutkan dua gelar kategori ukuran layang layang 120 CM dan kategori 90 CM. Untuk menjadi pemenang dan meraih juara dengan hadiah berupa piala serta dana pembinaan itu, setiap peserta yang dominasi para pria dewasa ini harus mengikuti tahapan dan proses lomba mulai dari babak penyisihan hingga babak final.
Ketua pelaksana festival layang-layang tradisional minangkabau, Ronny Piliang menyampaikan rasa syukurnya kegiatan berjalan sukses dan lancar.
“Terimakasih kepada para peserta festival serta panitia dan tim juri yang terlibat dalam pelaksanaan lomba sehingga akhirnya dapat terlaksana dengan sukses dan lancar,” kata Ronny Piliang.
Dalam babak final atau hari terakhir festival layang-layang tradisional ini, terlihat hadir para pendukung kegiatan, seperti wakil ketua I DPRD Tanjungpinang Hendra jaya, ketua persatuan perantau Minang (PPMK) Kepri, Arjon Efendi dan Kabid olahraga Dispora Tanjungpinang Zamanes.
“Apapun bentuk seni budaya kita yang positif, tak ada salahnya untuk dikembangkan dan dilestarikan di perantauan,” kata Hendra Jaya.
Politisi Nasdem ini pun berpesan, agar perantau Minang terus menjaga kekompakan dan persatuan.
Dalam festival layang-layang ini, penentuan pemenang dinilai berdasarkan durasi dan posisi ketinggian Layang-layang. Selama perlombaan ini, banyak juga layangan peserta yang putus akibat benang yang saling bergesekan satu sama lain kuatnya tiupan angin saat perlombaan.
editor: oktarian
reporter: dwi susilo









































