PDIP Dukung Pemerintahan Prabowo dari Luar: No Oposisi!

0
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri saat berpidato dalam acaraBimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPR-DPRD Fraksi PDI-P se-Indonesia di Bali Beach Convention Center, Rabu (30/7/2025).(Foto : istimewa)

Nusa Dua,batamtv.com, – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) menyatakan akan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sebagai sparring partner atau mitra strategis. “No opposition,” ujar politikus PDI-P Said Abdullah di sela-sela rangkaian Kongres ke-6 PDI-P di BNDCC, Badung, Bali, Jumat (1/8/2025).

Dia berbicara demikian saat menjelaskan isi pidato Ketua Umum Megawati Soekarnoputri, di dalam Kongres ke-6 PDI-P yang digelar secara tertutup.

“Memang Ibu Ketua Umum menyampaikan bahwa tantangan domestik dan global yang kita hadapi semakin berat, penuh ketidakpastian, jalannya pasti terjal. Oleh karenanya, kita akan mendukung pemerintah sebagai sparring partner, sebagai penyeimbang,” tutur Said.

Said menjelaskan bahwa pernyataan Megawati tersebut dapat dimaknai bahwa PDI-P akan menjadi mitra strategis bagi pemerintah

Dengan demikian, PDI-P akan mendukung program pemerintah yang selaras dengan kepentingan rakyat, namun juga tidak segan memberikan solusi alternatif apabila ada kebijakan yang kurang tepat.

“Mitra strategis pemerintah, sparring partner. Jika pemerintah benar, programnya akan kami dukung. Jika kurang benar, kami akan memberikan alternatif solusi yang terbaik bagi pemerintah,” jelas Said.

Tetap di luar pemerintahan Meski tidak menjadi oposisi, namun partai berlambang banteng moncong putih itu menegaskan tetap berada di luar pemerintahan. Dia juga menyampaikan bahwa PDI-P belum mengusulkan nama-nama kader untuk masuk ke dalam kabinet.

“Sampai saat ini keputusan Ibu Ketua Umum (PDI-P) tetap di luar (pemerintahan). Tidak ada (pengusulan nama ke kabinet). Sikap politik partai baru disampaikan besok, kita tunggu bersabar sampai besok,” kata Said.

Politikus PDI-P Yasonna Laoly menjelaskan bahwa hal tersebut menjadi arahan Megawati ketika berpidato dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Anggota DPR-DPRD fraksi partainya pada 30 Juli 2025. Namun, dukungan yang dilakukan PDI-P adalah sebagai penyeimbang atau menjalankan fungsi kontrol terhadap pemerintah.

“Kan kalau PDI-P kemarin di bimtek ibu sudah mengatakan. Kita dukung pemerintahan Pak Prabowo, walaupun kita berada di luar kabinet. Kita tetap mendukung sebagai penyeimbang,” ujar Yasonna di sela-sela rangkaian Kongres ini.

Kongres kukuhkan Megawati jadi Ketum lagi Diberitakan sebelumnya, PDI-P menggelar Kongres ke-6 di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, Bali, pada Jumat (1/8/2025). Dalam kongres tersebut, Megawati Soekarnoputri kembali dikukuhkan sebagai Ketua Umum PDI-P untuk periode 2025–2030.

Ketua Steering Committee Kongres, Komarudin Watubun, menyebut seluruh peserta kongres secara bulat meminta agar Megawati segera dikukuhkan kembali, bahkan sebelum sidang-sidang komisi dimulai. “Peserta begitu selesai pembukaan, buka sidang pertama, 100 persen minta mendesak segera dikukuhkan kembali Ibu. Jadi sudah selesai,” ujar Komarudin.

Komarudin mengaku semula agenda kongres dijadwalkan hingga malam hari, namun proses pengukuhan berjalan jauh lebih cepat dari perkiraan. “Saya juga tidak tahu secepat ini. Kita setting sampai pukul 23.00 malam,” tuturnya. Dengan pengukuhan ini, Megawati tinggal menyusun kepengurusan partai untuk lima tahun ke depan.

Sementara itu, para peserta kongres dibagi ke dalam komisi-komisi untuk menyusun rencana strategis dan rekomendasi partai. “Agenda selanjutnya kita bagi komisi, karena memang (Ketua Umum PDI-P) sudah terpilih,” kata Komarudin.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                   : Sofyan Atsauri

Sumber                : Kompas.com