TANJUNGPINANG, Batamtvcom– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggandeng Kwarda Kepri dan Kwarcab Tanjungpinang untuk melakukan pembagian masker gratis bagi masyarakat yang beraktivitas olahraga pada Ahad (20/9) pagi di kawasan Gurindam 12, Kota Tanjungpinang.
Langkah ini diambil sebagai upaya cepat pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak buruk kabut asap yang mulai melanda wilayah Kepri, khususnya di Pulau Bintan. Pada kegiatan Ahad pagi tersebut, warga Tanjungpinang, Bintan, dan sekitarnya tampak memadati halaman gedung Dekranasda Provinsi Kepri untuk mengikuti agenda jalan sehat dan senam bersama.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Kepri, Dr. Darson, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa aksi pembagian masker ini merupakan bentuk respons konkret pemerintah dalam melindungi kesehatan masyarakat dari risiko infeksi saluran pernapasan akibat paparan asap.
Menurutnya, penurunan kualitas udara akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak boleh diabaikan, terutama bagi warga yang sedang melakukan aktivitas fisik berat seperti berolahraga di luar ruangan.
Darson menjelaskan bahwa sinergi bersama gerakan pramuka menjadi kekuatan penting agar edukasi dan distribusi masker dapat menjangkau masyarakat secara masif dan cepat di lapangan. Ia juga mengimbau warga untuk sementara waktu membatasi aktivitas luar ruangan jika tidak mendesak, serta selalu mengenakan masker pelindung demi menjaga kesehatan pernapasan selama kondisi udara belum kembali normal.

Di samping masalah kabut asap, Darson turut memaparkan kondisi cuaca terkini di wilayah Kepri yang sedang dipengaruhi oleh fenomena belokan angin (shearline), di mana kondisi ini memicu pertumbuhan awan hujan di seluruh wilayah. Berdasarkan pemetaan risiko, potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diperkirakan bakal mendominasi wilayah Batam, Tanjungpinang, Bintan, Karimun, dan Lingga, terutama pada siang hari.
Lebih lanjut, Darson mengeluarkan peringatan khusus untuk wilayah Natuna agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang. Pasalnya, kondisi tersebut berisiko memicu terjadinya banjir lokal serta membatasi jarak pandang secara drastis.
Meski demikian, ia memastikan bahwa untuk kondisi perairan saat ini masih terpantau aman dengan ketinggian gelombang yang masuk kategori rendah, sehingga tetap mendukung kelancaran aktivitas pelayaran di wilayah Kepri.*
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Oktarian
Reporter : Dwi Susilo











































