
Batam, batamtv.com – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, mengajak insan pers memperkuat sinergi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III Pro Jurnalismedia Siber (PJS) Indonesia sekaligus Pelantikan Pengurus DPP PJS Periode 2026–2027 di Asrama Haji Batam, Rabu (4/11/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Pers Kompeten, Indonesia Paten. Pers Berintegritas, Indonesia Berkelas” tersebut dibuka oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, dan diikuti sekitar 250 peserta dari 26 provinsi.
Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa pers memiliki posisi strategis dalam menyampaikan informasi mengenai perkembangan dan capaian daerah. Selain itu, pemberitaan yang faktual dan berimbang juga berperan membangun pemahaman serta kepercayaan masyarakat terhadap berbagai program pembangunan.
“Lebih baik kita memberikan informasi-informasi yang produktif ketimbang mengembangkan cerita-cerita yang kontraproduktif. Dalam konteks inilah, peran insan pers menjadi sangat strategis. Kami berharap rekan-rekan PJS dapat turut menyampaikan berbagai perkembangan, potensi, dan kemajuan Batam dan Indonesia kepada masyarakat luas, sekaligus tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara profesional dan berimbang,” ungkap Amsakar.
Menurutnya, kemajuan Batam membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers. Melalui penyampaian informasi yang akurat, berimbang, dan konstruktif, pers dapat membantu memperkenalkan peluang investasi, perkembangan ekonomi, serta program pembangunan kepada masyarakat.
Di sisi lain, pers juga menjadi saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan berbagai persoalan yang dihadapi. Dengan demikian, pemerintah dapat memperoleh masukan agar pelaksanaan pembangunan semakin responsif dan memberikan manfaat lebih luas.
Amsakar turut memaparkan sejumlah capaian pembangunan Batam. Pertumbuhan ekonomi daerah tercatat mencapai 7,28 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,29 persen. Hingga semester I 2026, realisasi investasi Batam juga mencapai Rp58,97 triliun. Sementara angka kemiskinan berhasil ditekan dari 4,85 persen menjadi 3,81 persen.
Ia menyebut capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang perlu terus dipertahankan dan ditingkatkan. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan pers dinilai penting untuk memastikan informasi mengenai perkembangan Batam tersampaikan secara tepat sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Sejalan dengan arahan Kepala BP Batam Amsakar Achmad dan Wakil Kepala BP Batam Li Claudia Chandra, BP Batam terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk insan pers, dalam mendukung pembangunan serta penyebarluasan informasi yang akurat kepada masyarakat.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan, menekankan bahwa pers juga memiliki tanggung jawab dalam mengawal agenda pembangunan nasional. Menurutnya, peran tersebut harus didukung kompetensi, profesionalisme, dan tanggung jawab jurnalistik agar informasi yang disampaikan tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun merugikan kepentingan masyarakat.
“Perlu meningkatkan kemampuan para jurnalis kita. Dampak dari berita-berita yang tidak tepat itu bukan hanya satu pihak yang rugi, tetapi kita semua sebagai bangsa,” ujarnya.
Zulkifli juga mengajak para jurnalis memahami arah kebijakan pemerintah dan tujuan pembangunan nasional, termasuk upaya mewujudkan kedaulatan pangan sebagaimana amanat Pasal 33 UUD 1945.
Upaya tersebut, lanjutnya, dilakukan melalui penguatan kemandirian pangan, pengurangan ketergantungan terhadap impor, serta peningkatan produktivitas petani, peternak, dan nelayan. Ia menilai masyarakat perlu didorong agar lebih produktif melalui pemberian kesempatan dan pembukaan peluang ekonomi.
“Indonesia tidak mungkin maju kalau rakyatnya terus bergantung pada bantuan. Kita harus melatih, memberikan kesempatan dan membuka peluang agar masyarakat produktif,” tambahnya.
Amsakar berharap Rakernas III PJS dapat menghasilkan rekomendasi konstruktif untuk membangun ekosistem pers yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab. Ia juga berharap insan pers semakin berkontribusi dalam mengawal pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait; Direktur Diseminasi Informasi dan Hubungan Antar Lembaga BP Batam, Sthefani Barlian; Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau, Misni; Ketua Umum DPP PJS, Mahmud Marhaba; serta jajaran pengurus dan anggota PJS dari berbagai daerah.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : Ronny Alimin
Reporter : azura aronita










































