Oleh : Edi Sutrisno (Direktur Eksekutif BTPB)
Foto bertarikh 29 November 1987 ini adalah foto lawas koleksi saya, yang saya anggap paling ikonik sebab mengetengahkan momen langka: pertemuan 2 kepala negara di taman mungil yang kini dikenal publik sebagai Bundaran Otorita Batam.
Foto ini memperlihatkan Lee Kwan Yew “nyangkul” nanam bibit beringin disaksikan sohibnya Presiden Soeharto.
Yang saya lingkari dengan tinta merah, berdiri disamping Kasatlak Otorita Batam Soeryohadijatmiko adalah Ir Fitrah Kamarudiin Djafar. Dialah pemilik sejati foto ini.
Pria berkumis yang selalu tampil klimis itu menyerahkan foto itu secara tak sengaja pas kami sama sama nongkrong di sebuah kafe, hampir setahun lalu.
Usai bersembang sana-sini, berbisiklah ia, “Besok, aku kirim foto yang kau cari cari itu. Ada, aku masih simpan,”.
Esoknya, ia menepati janji dan foto langka nan bersejarah itu sampai di layar hape saya. Warga Batam yg ingin menikmatinya, bisa melongoknya di Museum RAH. Itulah, satu dari begitu banyak “jejak” yang ditinggalkan Fitrah Kamarudin untuk Batam.
“Selamat jalan, bung “..!













































