
Tanjungpinang, batamtv.com – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menyematkan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Balairung Wan Seri Beni, Dompak, Jumat (14/8/2026).
Sebanyak 610 PNS Pemprov Kepri menerima penghargaan tersebut pada 2026 sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian, kesetiaan, kecakapan, kejujuran, dan kedisiplinan dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara.
Dalam sambutannya, Ansar menegaskan ASN memiliki peran strategis dalam memastikan konektivitas, pemerataan pembangunan, dan kualitas pelayanan publik di wilayah kepulauan, khususnya pulau-pulau terluar dan kawasan perbatasan.
“Aparatur Sipil Negara memegang peran yang sangat krusial dalam memastikan konektivitas dan pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan. Khususnya di pulau-pulau terluar, setiap dedikasi yang diberikan oleh 12.490 ASN di lingkungan Pemprov Kepri akan berdampak langsung pada ketahanan nasional dan citra bangsa di mata dunia internasional,” ujar Ansar.
Menurutnya, karakteristik geografis Kepri yang didominasi wilayah laut menghadirkan tantangan tersendiri dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat. Karena itu, dibutuhkan komitmen, mental pantang menyerah, serta ketulusan dalam bekerja agar kebijakan dan pelayanan publik dapat dirasakan seluruh masyarakat.
Ansar mengatakan penganugerahan Satyalancana Karya Satya menjadi momentum sekaligus bentuk penghargaan atas perjalanan panjang para abdi negara dalam menjalankan tugas.
“Penghargaan ini bukan sekadar lambang kehormatan, melainkan simbol rekam jejak dedikasi tanpa celah, di mana saudara sekalian telah menunjukkan loyalitas kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta bangsa dan negara,” katanya.
Dari 610 penerima penghargaan, sebanyak 38 PNS menerima Satyalancana Karya Satya masa bakti 30 tahun, 140 PNS masa bakti 20 tahun, dan 432 PNS masa bakti 10 tahun.
Ansar menilai masa pengabdian selama 10, 20, hingga 30 tahun menjadi bukti keteguhan hati dan komitmen para ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan, terutama dalam melayani masyarakat di wilayah kepulauan dan perbatasan.
Ia juga menyampaikan sejumlah capaian pembangunan makro Kepri yang tidak terlepas dari kontribusi dan kinerja aparatur pemerintahan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepri pada 2025 mencapai 80,53 poin, menempatkan Kepri sebagai provinsi dengan IPM tertinggi di luar Pulau Jawa dan posisi ketiga secara nasional.
Sementara itu, Indeks Profesionalitas ASN Kepri pada 2025 mencapai 83,40, meningkat 1,03 poin dibandingkan 2024 yang berada di angka 82,37.
“Selama dua tahun berturut-turut, Provinsi Kepri masuk dalam kategori tinggi,” kata Ansar.
Atas capaian tersebut, Ansar menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas tenaga, pemikiran, dan pengabdian yang telah diberikan kepada masyarakat dan daerah.
Ia berharap penghargaan tersebut menjadi pemicu semangat baru bagi para ASN untuk meningkatkan kinerja sekaligus menjadi teladan bagi generasi muda aparatur.
“Jadilah role model atau teladan bagi rekan-rekan ASN muda lainnya di lingkungan Pemprov Kepri dalam mewujudkan birokrasi Provinsi Kepulauan Riau yang semakin profesional, akuntabel, dan berdaya saing demi terwujudnya Kepri yang maju, makmur, dan merata,” tegasnya.
Ansar kemudian mengucapkan selamat kepada seluruh penerima Satyalancana Karya Satya Tahun 2026. Ia berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk melanjutkan pengabdian terbaik bagi bangsa, negara, dan Provinsi Kepulauan Riau.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : pariadi
Reporter : dwi susilo










































