Menko AHY: Pembangunan Nasional Harus Bertumpu pada Sejarah dan Kearifan Lokal

0
sumber : infopublik

Jakarta, batamtv.com – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan nasional tidak hanya diukur dari kemegahan infrastruktur fisik, tetapi juga harus bertumpu pada sejarah, identitas budaya, dan kearifan lokal.

Hal tersebut disampaikan AHY saat menggelar silaturahmi bersama para sultan, akademisi, dan cendekiawan Muslim Sumatra Utara di Medan, Kamis (2/7/2026).

Menurutnya, delapan kesultanan bersejarah di kawasan Sumatra Timur memiliki peran penting sebagai penjaga memori kolektif masyarakat Melayu. Warisan tersebut dinilai harus menjadi jembatan sekaligus energi dalam mewujudkan pembangunan masa depan.

“Pembangunan yang berhasil tidak hanya menghadirkan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mampu menjaga jati diri masyarakat. Kita tidak boleh kehilangan akar sejarah ketika melangkah menuju masa depan,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu, AHY juga merespons sejumlah aspirasi, termasuk pengembangan wisata bahari berbasis budaya serta program pemberdayaan masyarakat pesisir. Ia menilai kawasan Pantai Timur Sumatra memiliki potensi besar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

“Kawasan ini berpotensi menciptakan lapangan kerja baru sekaligus menjadi benteng pelestarian budaya Melayu,” tambahnya.

Sebagai langkah konkret, pemerintah berkomitmen memperkuat koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah, dengan fokus pada peningkatan kesejahteraan nelayan, perlindungan kawasan pesisir, rehabilitasi mangrove, serta pengembangan destinasi wisata berbasis sejarah.

“Kesultanan telah menjaga warisan sejarah ini selama berabad-abad. Kini tugas kita bersama untuk memastikan warisan tersebut menjadi kekuatan dalam membangun masa depan Sumatra Utara yang lebih sejahtera,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para tokoh adat dari delapan Kesultanan Sumatra Timur, tokoh masyarakat, serta kalangan akademisi dan cendekiawan Muslim.

sumber : infopublik