Tabligh Akbar Nuzulul Qur’an di Karimun, Ansar Ajak Masyarakat Jadikan Al-Qur’an Pedoman Hidup

0
Gubernur Kepri Ansar Ahmad memberikan kata sambutan dalam tabligh akbar menyambut Nuzulul Quran di Masjid Nurul Huda, Meral, Kabupaten Karimun, Kamis (5/3/2026). (foto : dwi susilo-batamtv.com)

Tanjungpinang, batamtv.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menggelar Tabligh Akbar dalam rangka menyambut peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah di Masjid Nurul Huda, Sungai Raya, Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Kamis (5/3/2026) malam. Kegiatan bertema “Al-Qur’an Solusi Kehidupan” itu dihadiri Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura.

Tausiah disampaikan oleh Abdil Muhadir Ritongga yang mengajak umat Islam menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Dalam sambutannya, Ansar mengajak masyarakat memanfaatkan bulan suci Ramadan untuk memperkuat keimanan dan meningkatkan kualitas ibadah dengan memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an.

“Semoga Allah SWT memberikan kekuatan kepada kita untuk tetap istiqamah menjalankan ibadah hingga akhir Ramadan dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang bertakwa,” ujar Ansar.

Ia menuturkan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an merupakan momentum penting dalam sejarah Islam, ketika Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia serta pembeda antara kebenaran dan kebatilan.

“Al-Qur’an adalah firman Allah SWT yang menjadi pedoman hidup. Karena itu, mari kita menjadikannya rujukan dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” katanya.

Ansar juga mendorong penguatan pembinaan generasi muda melalui taman pendidikan Al-Qur’an serta berbagai lembaga pendidikan keagamaan di daerah. Menurutnya, upaya tersebut penting untuk membentuk generasi yang memahami nilai-nilai Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan.

Pada kesempatan yang sama, Ansar turut memaparkan sejumlah program prioritas Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya Program Kepri Terang yang menyediakan sambungan listrik gratis bagi masyarakat kurang mampu.

Ia menyebutkan tingkat elektrifikasi di Kepulauan Riau saat ini telah mencapai sekitar 99,92 persen. Pemerintah daerah terus berupaya memperluas jaringan listrik hingga ke pulau-pulau yang belum terjangkau agar seluruh masyarakat dapat menikmati layanan listrik selama 24 jam.

Selain itu, pemerintah provinsi juga melanjutkan program perlindungan sosial bagi nelayan melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Setiap tahun sekitar 31 ribu nelayan memperoleh jaminan perlindungan dengan iuran yang ditanggung pemerintah.

Program pembinaan keagamaan juga diperkuat melalui penugasan sekitar 50 ustaz di wilayah hinterland dan pulau terpencil, bantuan pembangunan rumah ibadah, serta pemberian insentif bagi guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).

Di sektor kesehatan, pemerintah provinsi tengah menyiapkan peningkatan layanan dengan menugaskan kabupaten dan kota menyeleksi 58 calon dokter spesialis dan subspesialis untuk memenuhi kebutuhan tenaga medis di rumah sakit daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau yang juga Wakil Ketua I DPRD Kepri Dewi Kumala Sari Ansar, Ketua BKOW Kepri Nenny Dwiyana Nyanyang, mantan Gubernur Kepri Nurdin Basirun, Anggota DPRD Kepri Jusrizal, serta Kepala Badan Intelijen Daerah Kepri Bonar Panjaitan.

Hadir pula Bupati Karimun Iskandarsyah bersama Ketua TP PKK Karimun Siti Rojiah Iskandarsyah, Wakil Bupati Karimun Rocky Marciano Bawole, Ketua Baznas Kepri Arusman Yusuf, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat.

Penanggungjawab : oktarian

Editor : pariadi

Reporter : dwi susilo