read news – Perjalanan Dinas Pegawai Pemko Dibatasi

0
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan mengatakan Pemko Batam saat ini  berupaya menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) maupun pajak daerah dan restribusi daera, Kamis (7/7/2023). (Foto abyaqsa ramadan - batamtv.com)
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan mengatakan Pemko Batam saat ini  berupaya menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) maupun pajak daerah dan restribusi daera, Kamis (7/7/2023). (Foto abyaqsa ramadan - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam, Rudi Panjaitan mengatakan Pemko Batam saat ini  berupaya menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) maupun pajak daerah dan restribusi daerah.

Pada awal Juli 2023 ini, realisasi untuk pendapatan Kota Batam saat ini memang masih belum mencapai angka 50%. Secara keseluruhan realisasi APBD Kota Batam saat ini baru 42% dari yang ditargetkan sebesar Rp 3,2 triliun.

Saat ini seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) terutama OPD penghasil terus didorong untuk mengoptimalkan potensi pendapatan yang ada. Sehingga pada akhir tahun, nantinya dapat mencapai target.

“Belum tercapainya target ini memang menjadi perhatian, tapi saat ini semua OPD terus bekerja untuk mencapai target,” jelas mantan Kabag Organisasi Setdako Batam, Kamis (7/7/2023).

Selain itu, Pemko Batam saat ini juga tengah melakukan rasionalisasi anggaran. Bahkan sejak bulan Juni 2023 lalu perjalanan dinas pegawai ke luar kota dibatasi secara selektif.

“Jadi, untuk saat ini perjalanan dinas ke luar kota memang harus selektif,” ujarnya.

Adapun berdasarkan data Sistem Informasi Penerimaan Daerah Badan Pendapatan Daerah Kota Batam atau siependa.batam.go.id, realisasi APBD Kota Batam saat ini sebesar Rp 1,3 triliun atau 42% dari target Rp 3,2 triliun.

Sedangkan untuk PAD baru tercapai Rp 765,6 miliar atau 46,18 % dari target sebesar Rp 1,6 triliun, kemudian realisasi Pajak Daerah sebesar Rp 583,2 miliar atau 43,41 persen dari target sebesar Rp 1,3 triliun.

Editor : Oktarian                                                                                          Reporter : Abyaqsa Ramadan