read news – Patut Dicoba, Gabungan Kelompok Tani Karimun Gunakan Biosaka

0
Penggunaan pupuk jenis biosaka di Karimun dimulai dalam Pelatihan Biosaka kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bangun Sari Mandiri, di Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing, pada Sabtu (22/7) kemarin yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah. (Foto : abdi perdana - batamtv.com)
Penggunaan pupuk jenis biosaka di Karimun dimulai dalam Pelatihan Biosaka kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bangun Sari Mandiri, di Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing, pada Sabtu (22/7) kemarin yang dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah. (Foto : abdi perdana - batamtv.com)

KARIMUN, batamtv.com – Penggunaan pupuk jenis biosaka di Karimun dilaksanakan dalam Pelatihan Biosaka kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bangun Sari Mandiri, di Kelurahan Harjosari, Kecamatan Tebing, pada Sabtu (22/7) kemarin.

Pelatihan dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah.  Dalam kegiatan tersebut Firmansyah turut mencoba pembuatan biosaka. Para petani yang mengikuti pelatihan juga sangat antusias.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukriyanto Jaya Putra mengatakan, para penyuluh di jajarannya telah melakukan uji coba pembuatan pupuk cair alami tersebut.

“Biosaka kami telah uji coba, tiap penyuluh sudah dibekali ilmunya. Tahun ini kita ada programkan penyuluh untuk aplikasikan biosaka di wilayahnya masing-masing,” kata Sukri, Senin (24/07).

Menurut Sukri, hasil dari uji coba yang dilakukan pihaknya sangat positif. Diantaranya pertumbuhan tanaman menjadi sangat subur, serta mengurangi penggunaan pupuk kimia sekitar 50-90 persen.

Pembuatan biosaka sendiri menggunakan metode campuran lima jenis rerumputan dan air. Kemudian biosaka bisa digunakan terhadap seluruh jenis tanaman.

“Hasil riset dari kementerian sudah sangat panjang, tentu tidak sembarangan,” tambahnya.

Firmansyah mengatakan, pelatihan biosaka digelar sebagai tindak lanjut dari para petani yang telah mengikuti Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan ke XVI tahun 2023 di Padang, Sumatera Barat.

“Para petani dan penyuluh kita yang telah mendapatkan pelatihan langsung tentang biosaka ini. Ilmu mereka akan ditularkan kepada para petani lainnya,” sebutnya. Dijelaskan Firmansyah, arti dari biosaka sendiri adalah selamatkan alam kembali ke alam.

Editor : Oktarian 
Reporter: Abdi Perdana