read news – Listrik Padam Jelang Sahur, PLN Batam : Jalur Transmisi Tersambar Petir

0
Kawasan Pembangkit Panaran bright PLN Batam. /ist-ds-batamtv.com

BATAM, batamtv.com – Sejumlah kawasan di Batam alami pemadaman listrik jelang sahur Ramadhan hari ke-16, Senin (18/4/2022) dini hari. Pemadaman listrik terjadi mulai pada pukul 00.00 WIB.

Humas bright PLN Batam, Yoga Perdana menyebutkan, pemadaman listrik yang terjadi dikarenakan jalur pada pembangkit Panaran yang tersambar petir.

Untuk diketahui seluruh wilayah di Kota Batam, sejak Minggu (17/4/2022) malam dilanda hujan dengan intensitas lebat dan disertai angin kencang serta petir.

“Ada transmisi line Panaran dan Harapan yang terkena sambaran petir. Ini yang menyebabkan pemadam listrik di sebagian wilayah,” ujarnya.

Dari data yang didapat untuk wilayah yang terdampak pemadaman listrik diantaranya Kecamatan Nongsa, Sekupang, Batuaji, Sagulung, Bengkong, dan Batuampar.

“Secara persentase ada kurang lebih 10 persen wilayah Batam yang terdampak pemadaman dini hari tadi,” tuturnya.

Mengetahui hal ini, pihaknya mengaku langsung melakukan upaya penormalan status, dengan memberdayakan beberapa pembangkit cadangan.

Namun mengenai waktu penormalan, Yoga melanjutkan hal ini tergantung beban daya dari masing-masing wilayah.

“Mengenai listrik kembali menyala, dini hari tadi teman-teman operasional langsung bekerja cepat. Namun masing-masing wilayah terdampak, waktunya akan berbeda tergantung beban daya masing-masing,” jelasnya.

Pemadaman listrik yang terjadi pada, Senin (18/4/2022) dini hari membuat panik beberapa warga, terutama ibu rumah tangga yang tengah mempersiapkan makanan sahur bagi keluarganya.

Seperti yang diakui warga  batubesar Nongsa Tuti.

“Listrik padam pas jam 12 malam, padahal saya ingin istirahat sebentar sebelum persiapkan makanan sahur,” terangnya.

Untuk mensiasatinya, ia mengaku terpaksa harus lebih cepat mempersiapkan makanan sahur dengan menggunakan kompor untuk memasak nasi.

“Biasanya kalo pemadaman ada pemberitahuan. Kalau begini beras yang sudah dicuci terpaksa dimasak pakai kompor,” tutupnya. (ds)