
NATUNA, batamtv.com – Gubernur Kepri Ansar Ahmad menyaksikan penandatanganan SK PTK Non ASN, serta menyerahkan tunjangan Pengawas, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru ASN, Bendahara BOS, Bendahara SPP, PTK non ASN dan bendahara barang serta bantuan personil.
Turut hadir dalam acara tersebut para Kepala OPD Pemprov Kepri, Wakil Ketua I DPRD Natuna, Daeng Ganda, Wakapolres Natuna Kompol Ahmad Rudy Prasetyo, para Kepala OPD Natuna, Camat Bunguran Barat, Khaidir, Kepala SMKN 1 Bunguran Barat, serta para tokoh masyarakat, tokoh agama dan alim ulama.
Anggaran Dinas ESDM untuk Natuna tahun 2024 sebesar Rp623,17 miliar, Dinas KP2KH tahun 2024 sebesar Rp2,65 miliar, dan Biro Kesra sebesar Rp7,23 miliar di tahun 2023 dan Rp7,20 miliar di tahun 2024, serta program beasiswa Rp4,5 miliar di tahun 2024.
Untuk itu, Gubernur Kepri Ansar Ahmad meminta doa masyarakat semoga bisa terus membangun Provinsi Kepri walaupun dengan APBD yang terbatas. Ia berkomitmen akan terus bekerja dengan prinsip penghematan dengan program ‘tight money policy’.
“Pengetatan ikat pinggang kita hemat-hemat. Tak ada kantor-kantor di pusat pemerintahan provinsi yang kita bangun baru. kita kasih masyarakat dulu lah karena banyak yang dibutuhkan nanti ke depan baru kita bangun sama-sama,” ajak Gubernur Kepri.
Gubernur Kepri Ansar Ahmad mengucapkan terima kasih atas peran serta masyarakat karena indikator-indikator makro ekonomi dan sosial yang telah dicapai. Kepri pun memiliki capaian Indeks Pembangunan Manusia di urutan ketiga dari 38 provinsi.
“Kita juga akan terus menjaga pertumbuhan ekonomi yang saat ini tertinggi di Sumatera dan urutan keempat di Indonesia,” tutupnya.
Editor : Oktarian
Reporter : Abdi Perdana









































