
BATAM, batamtv.com – Masyarakat pesisir perkampungan tua di Rempang kecamatan Galang merasa resah dan risau.
Pasalnya mereka mendapatkan informasi wacana pemindahan perkampungan tua di pesisir pantai Rempang kecamatan Galang.
Diketahui informasi dan wacana pemindahan ini disosialisasikan petugas ditpam BP Batam sambil melakukan pengukuran dan pendataan.
Menanggapi informasi dan wacana relokasi perkampungan pesisir pantai rempang itu/masyarakat menggelar pertemuan di jembatan dua Barelang Kamis (23/02) esok.
“Keluhan ini mereka sampaikan ke kami dan tentu saja mereka menolak kampung tua dipindahkan. Lalu kita akan menggelar pertemuan di jembatan 2 Barelang Kamis 23 pebuari,” ujar tokoh masyarakat Galang Awang Rajab kepada batamtv.com di Batam Center Rabu (22/02).
Lebih lanjut dia menjelaskan belasan titik kampung tua kecamatan Galang yang akan dipindahkan diantaranya kampung tua Monggak, Cate, Pelongkeng, Pasir panjang, Sembulang, Tanjungbanyun, Tanjungkertang.
“Semua kampung tua yang akan dipindahkan itu posisi di pesisir tepi laut. Dan pemindahan tersebut sangat mengganggu kehidupan perekonomian masyarakat kampung tua pesisir Rempang,” ujar Awang Rajab.
Secara historis Awang Rajab mengungkapkan kampung tua pesisir dibangun leluhur masyarakat jauh jauh hari sebelum proklamasi kemerdekaan.
“Banyak bukti situs serta pemakaman yang menandai kampung tersebut sudah dihuni masyarakat ratusan tahun lalu,” tambah Awang Rajab.
Awang Rajab menegaskan masyarakat bukan menolak pembangunan tapi mereka hanya minta kampung tua jangan dipindahkan.
“Kita setuju dan mendukung pembangunan, ya silahkan. Tapi jangan kampung tua Rempang dipindahkan,” pungkas Awang Rajab didampingi Yusuf salah seorang pengurus HNSI Kepri.
editor: oktarian
reporter: muhammad amin









































