read news – Dokumen Karantina atau Hasil Laboratoium Sapi Kurban dari Natuna Diperiksa

0
Pemeriksaan dilakukan usai kedatangan sapi sapi kurban dari Natuna yang dilakukan  berdasarkan Surat Edaran (SE) Satgas PMK No. 8 tahun 2022.  Pemeriksa pertama dokumen lengkap, seperti dokumen karantina atau hasil laboratoium. (Foto : abdi perdana - batamtv.com)
Pemeriksaan dilakukan usai kedatangan sapi sapi kurban dari Natuna yang dilakukan  berdasarkan Surat Edaran (SE) Satgas PMK No. 8 tahun 2022.  Pemeriksa pertama dokumen lengkap, seperti dokumen karantina atau hasil laboratoium. (Foto : abdi perdana - batamtv.com)

KARIMUN, batamtv.com –  Dokter hewan Stasiun Karantina Pertanian Karimun, Aris Cahyono menegaskan akan melakukan pemeriksanaan terhadap sapi sapi yang baru tiba di Karimun.  Sapi-sapi itu didatangkan dari Natuna.

Aris menegaskan, pemeriksaan yang dilakukan pihaknya berdasarkan Surat Edaran (SE) Satgas PMK No. 8 tahun 2022.  Pemeriksa pertama dokumen lengkap, seperti dokumen karantina atau hasil laboratoium.

“Pemeriksaan fisik dan seluruh kondisi sapi sehat. Memang ada satu yang tidak mau bangun karena terinjak-injak. Tapi sewaktu kita semprot dia bangun juga,” kata Aris Cahyono.

Sebelumnya  82 ekor sapi kurban yang didatangkan dari Natuna tiba di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau, Senin (05/07).  Puluhan sapi tersebut dikirim menggunakan kapal KLM Putra Natuna. Karena kondisi laut sedang surut, kapal baru bisa merapat ke dermaga sekira pukul 21.30 WIB.

Proses penurunan sapi dari kapal berlangsung hingga Selasa (06/07) dini hari.

Sebelum diturunkan, petugas Stasiun Karantina Pertanian Kelas II Tanjungbalai Karimun memeriksa kelengkapan dokumen. Kemudian, petugas juga menyemprotkan cairan disinfektan ke sapi-sapi tersebut.

Ditambahkan Aris ,  Kabupaten Natuna dan Kabupaten Karimun sama-sama wilayah zona hijau Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).  “Berdasarkan SE nomor 8, Natuna dan Karimun masih sama hijau, jadi bisa masuk,” terangnya.

Ditambahkan Aris, pihaknya masih akan kembali melakukan evaluasi di kandang-kandang yang ada di Kabupaten Karimun, untuk memastikan sapi yang masuk ke Karimun bebas dari PMK.

“Di kandang kita evaluasi sampling beberapa ekor. Meski di sana (Natuna) sudah ada pengujian lab, tapi apakah selama du perjalanan atau di Karimun benar-benar aman, itu yang kita evaluasi lagi,” terang Aris.

Editor : Oktarian
Reporter : Abdi Perdana