Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau Dewi Kumalasari, Dewi Kumalasari (kiri) saat kegiatan ‘Sehari bersama Anak Penyandang Disabilitas’, di Lapangan Gedung Nasional, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Sabtu, 3 Desember 2022. Dewi menyebut semua pihak dapat kembali meningkatkan kesadaran masyarakat akan hak penyandang Disabilitas yang harus dipenuhi. (Foto : Dwi Susilo - batamtv.com)
BINTAN, batamtv.com – Para penyandang disabilitas punya potensi untuk mengembangkan diri baik dalam pengetahuan maupun dalam peningktan skill. Dalam perkembngannya disabilitas memang menghadapi persoalan yang pelik, mulai dari sisi tumbuh kembang anak dan juga dari sisi perlindungan khusus. Untuk itu diperlukan perhatian khusus dari masyarakat dan pemerintah setempat.
Di momen peringatan Hari Disabilitas Internasional 2022, Ketua TP-PKK Provinsi Kepulauan Riau Dewi Kumalasari, mengharapkan semua pihak dapat kembali meningkatkan kesadaran masyarakat akan hak penyandang Disabilitas yang harus dipenuhi.
“Di Indonesia sendiri anak-anak penyandang disabilitas masih menghadapi persoalan yang pelik, mulai dari sisi tumbuh kembang anak dan juga dari sisi perlindungan khusus,” ujar Dewi saat kegiatan ‘Sehari bersama Anak Penyandang Disabilitas’, di Lapangan Gedung Nasional, Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Sabtu, 3 Desember 2022.
Dewi menyebut dari sisi perlindungan anak, masih banyak keluarga yang merasa harus menyembunyikan anak disabilitasnya dari lingkungan dengan alasan malu.
“Sehingga hal tersebut membuat anak disabilitasnya mendapatkan akses pendidikan dan masa depan yang terbatas,” tegas Dewi.
Untuk itu, lanjut Dewi, sudah saatnya kita bersama-sama menghentikan segala perlakuan tidak adil, perundungan dan berbagai perlakuan salah terhadap anak penyandang disabilitas tersebut.
“Mari kita dengarkan suara mereka agar kita dapat mengembangkan potensinya. Stop, stigma negatif anak disabilitas. Saatnya kita bangun kesetaraan bagi anak Disabilitas,” pesan Dewi.