read news – Bidang Kepemudaan LAM Kota Tanjungpinang Ajarkan Murid SDIT Ar Refah Berbalas Pantun 

0
Murid kelas IV Al Farabi SDIT Ar Refah terlihat foto bersama usai menampilkan kuis berbalas pantun saat perayaan akhir tahun pelajaran di SDIT Ar Refah Tanjungpinang di Aula Makorem Tanjungpinang Rabu (21/06) pagi. (foto : dwi susilo-batamtv.com)

TANJUNGPINANG, batamtv.com – Lembaga Adat Melayu atau LAM Kota Tanjungpinang melalui Bidang Kepemudaan terus berinovasi dan bergerak guna memberikan manfaat kepada masyarakat.

Kali ini dalam rangka persiapan Haflah Akhirussanah (HAS) perayaan akhir tahun pelajaran di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ar Refah Tanjungpinang yang merupakan acara rutinitas tahunan dimana seluruh siswa dan seluruh kelas akan memperlihatkan penampilan terbaik di ajang pentas seni dan kreativitas siswa ini.

Wali Kelas IV Al Farabi, SDIT Ar Refah mengatakan, tahun ini tema besar yang diangkat tentang Wonderful Indonesia. Masing masing kelas menampilkan keunikan setiap provinsi mulai dari pakaian adat, lagu daerah, tarian daerah maupun demo keberagaman kuliner yang ada di seluruh Nusantara.

Dalam kegiatan pada Rabu (21/06) di Aula Makorem Sei Timu tersebut, salah satu yang unik adalah penampilan siswa kelas 4 Al Farabi yang menampilkan kuis berbalas pantun tentang kuliner Indonesia. 30 siswa dibagi peran, 2 orang sebagai Pemandu atau MC, 8 orang sebagai peraga kuliner dan 20 orang yang di bagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok Indo dan kelompok Nesia sebagai peserta kuis.

Saat demo kuliner di tampilkan melalui berbalas pantun oleh 30 siswa. Semuanya mendapatkan peran untuk berpantun. “Alhamdulillah semua siswa sangat antusias berlatih agar dapat memberikan penampilan terbaik nantinya. Dalam hal ini saya meminta langsung kepada pengurus LAM Kota Tanjungpinang untuk melatih siswa berbalas pantun,” ungkap Putri Desiarti.

Sementara itu Ketua Bidang pemuda LAM Kota Tanjungpinang, Ramli Muasmara, M.Pd.I mengatakan, meski latihan pantun hanya dilakukan lebih kurang 3 hari, namun seluruh siswa sudah menguasai semua pantun yang dibuat. “Mereka sangat cepat dalam menguasai pantun. ini menandakan bahwa kegiatan apapun bisa dikemas dalam pantun,” imbuhnya.

Menurut Dosen STAIN Sultan Abdurrahman (SAR) Kepulauan Riau ini, menambahkan bahwa pantun merupakan tradisi lisan budaya Melayu yang harus di lestarikan dan diajarkan kepada anak anak generasi penerus. “Pengurus LAM Kota Tanjungpinang khususnya Bidang Kepemudaan siap bersinergi dengan sekolah manapun untuk mengajarkan dan melestarikan pantun yang sudah di tetapkan oleh Unisco sebagai Warisan budaya dunia tak benda pada 17 Desember 2020 lalu” jelas Ramli.

Saat penampilan Haflah Akhirussanah (HAS) 18 Juni 2023 seluruh kelas memperlihatkan penampilan terbaiknya, khususnya penampilan kelas 4 Al Farabi mendapat tepuk tangan yang meriah dari penonton. Diantara bagian penampilan yang mendapatkan apresiasi penonton:

kegiatan Haflah Akhirussanah di hadiri oleh Kepala sekolah SDIT Ar Refah, Pengurus Yayasan As- Sakinah, para undangan dan di buka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Ibu Dra. Endang Susilawati.

editor : oktarian

reporter : dwi susilo