
BATAM, batamtv.com – Pelantang suara atau pemandu acara, banyak bermunculan di Batam. Namun, pembawa acara tidak hanya sekadar tampil dan menjadi sang master of ceremony. Agar bisa tampil sekaligus memilkul tanggung jawab memandu acara perlu dibekali dengan pelatihan.
Hal itulah yang disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata saat menghadiri Workshop Publik Speaking dan Master of Ceremony Batch Ke-4 yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Pembawa Acara (Perwara) Kota Batam, bertempat di King’s Hotel Batam, Sabtu (15/10/2022). Kegiatan pelatihan ini diikuti 30 peserta.
“Peserta 30 orang, artinya jumlah grupnya juga ideal untuk menerima pembelajaran, karena kegiatan dua hari ini ilmu yang diberi oleh coach (pelatih) secara teori dapat terserap dengan baik,” kata pria yang akrab disapa Ardi tersebut.
Pelatihan ini diikuti berbagai macam profesi. Ardi memuji Perwara sebagai penyelenggara acara yang menggelar pelatihan ini dengan luar biasa, karena lewat kegiatan ini nantinya akan terlahir pembawa acara yang berbakat.
“Penyelenggara yakni Perwara tumbuh dari anak-anak, remaja, dewasa. Sekarang, tumbuh kembali melahirkan generasi baru, inilah yang kita harapkan,” ujarnya.
Ardi menyampaikan, seorang master ceremony bukan sekadar membacakan susunan acara, namun mempunyai tanggung jawab untuk memandu acara. Baginya, pemandu yang benar membawakan acara sampai ke tujuan acara tersebut.
“Kalau acara pendidikan sampai tujuannya mendapatkan ilmunya, kalau entertainment sampai kita ke tujuan hiburannya, dan sebagainya,” ucapnya.
Selain itu, seorang pembawa acara harus mempunyai kemampuan dan pengetahuan yang luas. Pengetahuan bisa didapat dengan membaca, mendengar, dan pastinya mengikuti perkembangan zaman.
“Saya di Grup (WhatsApp) Perwara, selalu memberikan informasi biar adinda semua tahu bahwa Batam seperti ini. Harus tahu Batam, kebudayaan, serta kemajuan infrastruktur Batam,” katanya.
editor : oktarian
reporter : abyaqsa ra









































