read news – Dekranasda Karimun Diharapkan Mampu jadi Primadona di Kepri

0
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Riau Hj. Dewi Kumalasari Ansar (kanan) usai Pengukuhan Pengurus Dekranasda Kabupaten Karimun periode 2021-2024 di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Rabu (12/10). (Foto : dwi susilo-batamjtv.com)
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Riau Hj. Dewi Kumalasari Ansar (kanan) usai Pengukuhan Pengurus Dekranasda Kabupaten Karimun periode 2021-2024 di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Rabu (12/10). (Foto : dwi susilo-batamjtv.com)

KARIMUN, batamtv.com – Kabupataen Karimun dituntut untuk mampu dan bisa menciptakan terobosan demi maju dan berkembangnya industri lokal. Hal itu juga diperlukan dalam rangka supaya daerah lebih produktif dalam mengembangkan kualitas produksi.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kepulauan Riau Hj. Dewi Kumalasari Ansar mengatakan  terobosan dan inovasi demi maju dan berkembangnya kerajinan daerah , agar lebih produktif untuk mengembangkan kualitas dan kuantitas produksi.

Dengan demikian Karimun bisa menjadi primadona di Kepri dan di tingkat nasional, bahkan internasional.  “Agar produk Karimun tidak hanya laku di daerah sendiri, namun bisa menjadi produk konsumsi di tingkat nasional bahkan menjadi produk ekspor di pasar,” ujar   Dewi Kumalasari Ansar saat  Pengukuhan Pengurus Dekranasda Kabupaten Karimun periode 2021-2024 di Gedung Nasional, Tanjung Balai Karimun, Rabu (12/10).

Sebanyak 38 anggota resmi dikukuhkan sebagai Pengurus Dekranasda Kabupaten Karimun oleh Ketua Dekranasda Kabupaten Karimun Raja Hazmah Aunur Rafiq.

Dewi Kumalasari Ansar berharap setelah pengukuhan ini Dekranasda Kabupaten Karimun dapat segera bekerja untuk menjabarkan visi dan misi serta menyusun dan menjalankan program kerjanya.

“Penyamaan visi dan misi organisasi sangatlah penting dilakukan dalam menjalankan peran Dekranasda sebagai mitra pemerintah yang memiliki tugas untuk menggali serta melestarikan warisan dan tradisi dan budaya bangsa yang tercermin pada berbagai produk kerajinan yang dihasilkan,” ujarnya.

Selanjutnya, Dewi Ansar mengungkapkan bahwa pada saat ini Pemprov Kepri telah memberikan kelonggaran terhadap penyelenggaraan kegiatan-kegiatan keramaian dan sektor pariwisata juga sudah dibuka kembali.

Sebagai contoh beberapa waktu yang lalu Dekranasda Kepri menggelar kegiatan DekraFest, hal ini menunjukkan bahwa Pemprov Kepri telah memberikan kelonggaran terhadap kegiatan-kegiatan keramaian.

Pada kegiatan DekraFest ini juga Dekranasda bersama Dinas Pariwisata Kepri telah berinovasi dengan merilis aplikasi Gema Ekraf (Berniaga Bersama Ekonomi Kreatif), dengan aplikasi ini dapat membantu para pelaku ekonomi kreatif dapat mempromosikan dan memasarkan produk UMKM mereka.

editor : oktarian

reporter : dwi susilo