Pemko Tanjungpinang Diminta Tutup THM Selama Bulan Suci Ramadan

0
Pemko Tanjungpinang saat menggelar rakor membahas mitigasi gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (Tibumtranmas) menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Rabu (19/2/2025). (Foto : Dwi Susilo/batamtv.com)

Tanjungpinang,batamtv.com, – Aliansi Umat Islam (AUI) Kota Tanjunginang meminta agar Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang menutup tempat hiburan malam (THM) selama bulan suci Ramadan. Hal ini guna menjaga kekhusyukan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.

Selain itu juga, bagi rumah makan dan restoran harus diatur saat jam operasionalnnya.”Biar umat muslim khusuk dalam menjalankan ibadah puasa satu bulan penuh. Perlu kiranya Pemko Tanjungpinang dan instansi terkait mengeluarkan atauran,” ujar Lukman Rusdi Koordinator AUI Kota Tanjungpinang, Rabu (19/2/2025).

Sementara Pemko Tanjungpinang sendiri telah menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk membahas mitigasi gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (Tibumtranmas) dalam menyambut bulan suci Ramadan 1446 Hijriah.

Rakor berlangsung di aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, kantor Walikota Tanjungpinang, Selasa (18/2/2025) dipimpin Sekretaris Daerah Kota Tanjungpinang, Zulhidayat.

Serta dihadiri unsur Forkopimda, ketua DPRD, kepala OPD terkait, PLN, PDAM, FKUB, MUI, PHRI serta para pelaku usaha. Dalam rakor tersebut, dibahas rancangan Surat Edaran Wali Kota mengenai pengaturan jam operasional tempat hiburan selama Ramadan serta kebijakan terkait penyelenggaraan Tibumtranmas di Kota Tanjungpinang.

Saat itu Sekda Zulhidayat mengatakan bahwa aturan dalam surat edaran tersebut bertujuan untuk menciptakan suasana yang nyaman dan kondusif selama bulan Ramadan. “Perlu adanya kesepakatan terkait jam operasional tempat hiburan dan rumah makan atau sejenisnya selama Ramadan,” ujarnya.

Dalam rakor ini juga dibahas beberapa perubahan dalam regulasi sebelumnya, salah satunya terkait layanan spa dan mandi uap dan tempat hiburan lainnya.

Penanggungjawab : Oktarian

Editor                   : Sofyan Atsauri

Reporter                : Dwi Susilo