Padang Panjang, batamtv.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang Panjang, Sumatra Barat (Sumbar) mendorong penguatan ketahanan pangan tidak hanya untuk memastikan ketersediaan pangan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan pendapatan dan memulihkan perekonomian masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra, dalam Focus Group Discussion (FGD) bertema “Peran Pemerintah Bersama Masyarakat dalam Meningkatkan Ketahanan Pangan Guna Pemulihan Ekonomi Masyarakat di Wilayah Hukum Polres Padang Panjang” di Aula Bhayangkara Tathya Dharaka Polres Padang Panjang, Rabu (16/9/2026).
Menurut Allex, penguatan ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan pemerintah bersama aparat keamanan, kelompok tani, pelaku UMKM, dan masyarakat. Potensi pangan lokal perlu dikembangkan dan diolah sehingga menghasilkan nilai tambah bagi masyarakat.
“Ketahanan pangan harus kita bangun secara bersama-sama. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dengan masyarakat, kelompok tani, pelaku UMKM, serta seluruh unsur terkait agar potensi yang ada dapat dikembangkan dan memberikan manfaat ekonomi,” ungkapnya.
Allex berharap berbagai gagasan yang dibahas dalam FGD tidak berhenti pada pertukaran pemikiran, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui program konkret yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dengan pendekatan tersebut, penguatan ketahanan pangan diharapkan berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan dan pemulihan ekonomi masyarakat di Kota Padang Panjang.
Direktur Pembinaan Masyarakat (Dir Binmas) Polda Sumatra Barat Kombes Pol Yudi Rumantoro yang membuka kegiatan tersebut juga berharap FGD menghasilkan program yang dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Semoga FGD ini bisa melahirkan program dan gagasan yang bermanfaat, khususnya dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Padang Panjang AKBP Wisnu Hadi mengatakan ketahanan pangan merupakan aspek strategis karena berkaitan dengan keberlangsungan kehidupan masyarakat sekaligus stabilitas ekonomi.
Polres Padang Panjang, kata Wisnu, mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, termasuk melalui peran Bhabinkamtibmas yang berinteraksi langsung dengan masyarakat di tingkat kelurahan dan nagari.
“Ketahanan pangan merupakan salah satu aspek strategis. Polri tentunya mendukung program ketahanan pangan pemerintah dan mendorong keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkannya,” katanya.
FGD diikuti sekitar 80 peserta yang terdiri atas Bhabinkamtibmas, pelaku UMKM, kelompok tani, lurah, dan wali nagari. Kegiatan ini juga dihadiri Forkopimda, kepala OPD terkait, lurah se-Kota Padang Panjang, wali nagari di wilayah hukum Polres Padang Panjang, ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), serta sejumlah narasumber dan undangan lainnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor tersebut, Pemko Padang Panjang berharap potensi pangan daerah dapat dikembangkan secara produktif sehingga turut memperkuat ketahanan pangan sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi masyarakat.
Sumber : InfoPublik











































