Jakarta, batamtv.com – Pemerintah akan memperluas uji coba perlindungan sosial (Perlinsos) digital dari 43 kabupaten/kota menjadi 258 kabupaten/kota pada Oktober 2026.
“Per hari ini Jumat (18/9/2026), 258 kabupaten kota yang akan diujicoba perlinsos digital pada Oktober 2026,” kata Deputi Transformasi Digital Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB), Cahyono Tri Birowo, di Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA, Jakarta, Jumat (18/9/2026).
Menurut Cahyono, kebijakan tersebut bertujuan mempermudah masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) melalui pendaftaran berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan verifikasi wajah.
Cahyono mengatakan, pihaknya memberikan dukungan kepada pemerintah kabupaten/kota dalam transformasi tata kelola pemerintahan.
“Semangat perlinsos digital yakni mempermudah warga yang menerima bansos sehingga warga tidak perlu datang ke kantor pemerintah,” katanya.
Ia menyebut salah satu indikator keberhasilan Perlinsos Digital adalah jumlah masyarakat yang dapat menerima bansos melalui sistem tersebut.
Menurutnya, sejumlah kementerian dan lembaga turut berkolaborasi dalam pelaksanaan program Perlinsos Digital, di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Sosial, dan Kementerian Komunikasi dan Digital.
Uji coba awal Portal Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital dimulai pada 18 September 2025 di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Program tersebut kemudian terus diperluas secara bertahap ke ratusan kabupaten/kota.
Melalui Perlinsos Digital, masyarakat dapat mendaftar bansos secara lebih cepat dan transparan dengan menggunakan NIK serta verifikasi wajah.
Proses pengajuan dan verifikasi data bansos yang sebelumnya melalui tujuh tahap juga dipangkas menjadi tiga tahap.
Sumber : InfoPublik











































