3.481 PPPK Pemprov Kepri Ikuti Orientasi, Sekdaprov: Jadi Tulang Punggung Pemerintahan

0
Sekdaprov Kepri Misni, membuka Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Angkatan V Tahun 2026 diikuti 3.481 PPPK di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (16/9/2026).

Tanjungpinang, batamtv.com – Sebanyak 3.481 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) mengikuti Orientasi PPPK Angkatan V Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kepri Misni di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (16/9/2026).

Orientasi dilaksanakan secara nonklasikal atau daring dan diikuti PPPK dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kepri. Kegiatan berlangsung mulai 16 September hingga 17 November 2026 dan terbagi dalam 12 kelas.

Misni mengatakan, orientasi menjadi bagian penting untuk membekali PPPK agar mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional sebagai bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Begitu saudara-saudara diangkat menjadi PPPK, ini merupakan sebuah anugerah bagi Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Harapan dan keinginan rekan-rekan sekalian secara bertahap telah terakomodasi dalam regulasi ASN,” ujar Misni.

Ia menegaskan, PPPK memiliki posisi strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan di Provinsi Kepri. Berdasarkan data kepegawaian, jumlah PPPK mencapai 6.312 orang dari total 12.472 ASN Pemprov Kepri atau sekitar 51 persen.

“Betapa PPPK ini menjadi sebuah kekuatan di Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Oleh karena itu, PPPK menjadi modal dasar dalam membangun Provinsi Kepulauan Riau,” tegasnya.

PPPK saat ini telah mengisi berbagai sektor pelayanan pemerintahan, mulai dari pendidikan, kesehatan, teknis hingga administrasi pemerintahan. Kondisi tersebut menunjukkan kontribusi PPPK dalam mendukung keberlangsungan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.

Misni meminta kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada PPPK diimbangi dengan peningkatan kompetensi. Menurutnya, ada tiga hal yang perlu terus diperkuat, yakni kapasitas, keterampilan atau skill, serta sikap dan perilaku atau attitude.

“Saya meyakini dan percaya ke depan dengan orientasi ini, penguasaan tugas dan tanggung jawab akan memberikan warna yang berbeda. Kita berharap PPPK mampu menjadi tulang punggung, terutama dalam proses administrasi dan perencanaan pemerintahan,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh PPPK untuk menjaga kedisiplinan dan nama baik organisasi. Misni menyebut masih terdapat PPPK yang diberhentikan karena pelanggaran disiplin maupun mengundurkan diri.

“Jangan cemari nama baik Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Jangan cemari nama baik OPD. Karena satu orang yang melakukan pelanggaran, dampaknya bisa dirasakan oleh seluruh organisasi,” pesannya.

Misni berharap peserta menjadikan orientasi sebagai momentum untuk memahami kedudukan, tugas, tanggung jawab, serta etika sebagai ASN. PPPK dan PNS diharapkan dapat bekerja sebagai satu kesatuan dalam mendukung target pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Provinsi Kepri 2025–2029.

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Kepri Any Lindawaty menjelaskan, orientasi bertujuan memberikan pembekalan agar PPPK memahami peran, tugas, dan tanggung jawab serta mampu menjalankan tugas secara profesional sebagai bagian dari ASN.

“Peserta akan mendapatkan 65 Jam Pelajaran (JP) dan sertifikat. Sertifikat ini juga menjadi salah satu dasar dalam perpanjangan kontrak kerja,” jelasnya.

Rangkaian orientasi meliputi pembukaan, pembekalan, pembelajaran mandiri, pembelajaran melalui Learning Management System (LMS), serta evaluasi akademik.

Materi pembekalan mencakup pengenalan fungsi dan tugas ASN, nilai dan etika instansi, serta pembekalan antinarkoba dan antikorupsi. Pembelajaran memanfaatkan sejumlah platform digital, seperti Massive Open Online Course (MOOC), LMS, Ligat Kepri, dan Zoom Meeting.

“Semua harus sudah bertransformasi dengan digitalisasi. Karena itu, seluruh proses pembelajaran orientasi ini juga dilaksanakan dengan memanfaatkan teknologi digital,” katanya.

Dengan 3.481 peserta, Orientasi PPPK Angkatan V menjadi bagian dari upaya Pemprov Kepri membekali aparatur agar profesional, berintegritas, disiplin, dan adaptif terhadap tuntutan pelayanan publik serta perkembangan pemerintahan berbasis digital.

Penanggungjawab : oktarian
Editor : Ronny Alimin
Reporter : dwi susilo