
Batam, batamtv.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepulauan Riau resmi dilantik ulang untuk sisa masa bakti 2023–2028 oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir di Ballroom Harmoni One, Batam Center, Kamis (17/9/2026).
Mengusung spirit “DNA Pejuang”, kepengurusan baru PWI Kepri menyatakan komitmennya memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan demi menjaga kondusivitas serta mendukung pembangunan di Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam prosesi tersebut, Saibansah Dardani dilantik sebagai Ketua PWI Kepri, Alfian Lumban Gaol sebagai Sekretaris, dan Nizamul Akhyar sebagai Bendahara bersama jajaran pengurus harian lainnya. Turut dilantik Marganas Nainggolan sebagai Ketua Dewan Penasihat serta Parna E. Simarmata sebagai Ketua Dewan Kehormatan PWI Kepri beserta sekretaris dan anggota. Ramon Damora juga dilantik sebagai Ketua Dewan Pakar bersama anggota.
Pelantikan dihadiri sejumlah jajaran pengurus PWI Pusat, di antaranya Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat Atal S. Depari, Sekjen Marthen Slamet Susanto, Ketua Bidang OKK Zulkifli Ganni Ottoh, dan Direktur UKW Aat Surya Safaat.
Hadir pula Ketua LAM Batam Kepri Yang Mulia Dato Wira Setia Utama Raja M. Amin, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricilia Ohei, serta jajaran Forkopimda Kepri lainnya.
Merawat DNA Pejuang dan Menjawab Tantangan Era AI
Dalam amanatnya, Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir mengatakan pelantikan ulang tersebut menjadi langkah untuk menyatukan kembali potensi wartawan setelah dinamika dualisme kepengurusan di tingkat nasional berakhir melalui Kongres Persatuan pada Agustus 2025.
“PWI lahir dari tangan para wartawan pejuang yang turut mempertahankan kemerdekaan RI. Keberadaan PWI ini memiliki DNA Pejuang di setiap zaman—mulai dari era pra-kemerdekaan, kemerdekaan, reformasi, hingga era disrupsi informasi saat ini,” tegas Akhmad Munir.
Munir juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai-nilai perjuangan dan profesionalisme di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
“Di era AI, wartawan harus punya verifikasi hati dan perasaan, hal yang tidak dimiliki oleh AI, meskipun teknologi bisa menduplikasi banyak hal. Wartawan jangan termanfaatkan oleh teknologi, tetapi harus menjadi pengguna teknologi informasi yang bijak dan bermanfaat,” tambahnya.
PWI Kepri Perkuat Sinergi untuk Kondusivitas
Spirit persatuan dan profesionalisme PWI Kepri mendapat sambutan dari jajaran Forkopimda Kepri yang menyatakan kesiapan untuk memperkuat kolaborasi.
Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan berharap PWI Kepri terus menyajikan informasi yang kondusif dan turut menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat di Bunda Tanah Melayu.
“Saya pribadi memperoleh banyak pelajaran berharga dari teman-teman wartawan. Kami siap bersinergi dengan PWI demi kepentingan bangsa dan daerah khusus Provinsi Kepri,” ujar Iman.
Dukungan juga disampaikan Wakapolda Kepri Brigjen Pol Anom Wibowo. Ia mengapresiasi peran wartawan dalam menyajikan berita yang edukatif dan kondusif bagi masyarakat.
“Peran media sangat besar dan kami banyak belajar dari pers. Selamat kepada pengurus yang baru dilantik,” ujar Anom.
Ia berharap PWI Kepri mampu menjawab tantangan masa depan sekaligus menjadi perekat antara pemerintah, kepolisian, dan seluruh pemangku kepentingan agar Kepulauan Riau tetap aman dan kondusif.
Usai pelantikan, PWI Kepri melanjutkan sejumlah agenda untuk memperkuat profesionalisme anggotanya. Orientasi Keorganisasian dan Kewartawanan (OKK) digelar pada Kamis (17/9/2026) di Harmoni One, Batam Center. Kegiatan tersebut membekali anggota dengan pemahaman mengenai organisasi, kode etik, hukum, serta advokasi wartawan.
Selanjutnya, Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dilaksanakan pada 18–19 September 2026 di Balairungsari BP Batam. Kegiatan ini ditujukan untuk memastikan jurnalis di Kepri memenuhi standar kompetensi dan integritas yang diakui secara nasional.
Dengan pelantikan tersebut, PWI Kepri menegaskan komitmennya untuk kembali fokus pada marwah jurnalistik yang independen dan berintegritas serta menjadi mitra strategis dalam pembangunan Provinsi Kepulauan Riau.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : Pariadi
Reporter : azura aronita










































