Pemko Batam Tertibkan Aktivitas Tambang Pasir di Nongsa, Fokus pada Kelestarian Lingkungan dan Kepatuhan Tata Ruang

0
Kepala Diskominfo Batam, Rudi Panjaitan.

Batam, batamtv.com – Pemerintah Kota Batam memperketat pengawasan terhadap aktivitas penambangan pasir di kawasan Nongsa, khususnya di sekitar akses menuju Bandara Internasional Hang Nadim.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Batam, Rudi Panjaitan, menyatakan bahwa langkah pengawasan dan pemberian teguran dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan serta memastikan pemanfaatan ruang sesuai ketentuan.

“Penertiban ini bertujuan menjaga ketertiban umum serta memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana tata ruang,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Sebelumnya, Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, memberikan teguran langsung kepada pihak yang diduga melakukan aktivitas penambangan di bahu jalan. Tindakan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan terhadap kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan dan infrastruktur.

Aktivitas penambangan di kawasan tersebut menjadi perhatian karena dinilai berisiko merusak ekosistem, mengganggu estetika kawasan, serta membahayakan jalur menuju objek vital nasional.

Penertiban yang dilakukan pemerintah daerah juga mendapat tanggapan dari tokoh masyarakat, Paulus Lein. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menafsirkan kebijakan tersebut secara keliru.

“Langkah ini merupakan bagian dari penegakan aturan. Masyarakat diharapkan dapat memahami tujuan kebijakan ini secara objektif,” ujarnya.

Ia juga mengajak tokoh masyarakat dan pemuka publik untuk turut memberikan edukasi kepada warga guna menjaga situasi yang kondusif.

Pemerintah Kota Batam mengimbau masyarakat tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Pemerintah juga membuka ruang komunikasi dengan masyarakat, dengan tetap mengedepankan penegakan aturan demi kepentingan bersama.

Melalui langkah ini, diharapkan pemanfaatan lahan di Batam dapat berjalan sesuai perencanaan serta tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan.

Penanggungjawab : oktarian

Editor : pariadi

Reporter : azura aronita