

Batam, batamtv.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Batam mencatat sebanyak 23.771 penumpang menggunakan layanan angkutan laut selama periode arus mudik Lebaran 2026, terhitung sejak H-15 atau 6–20 Maret.
Kepala Cabang Pelni Batam, Edwin Kurniansyah, menyampaikan puncak arus mudik terjadi pada 16 Maret 2026, saat keberangkatan KM Kelud tujuan Belawan, Medan, dengan jumlah penumpang mencapai kapasitas maksimum.
“Total penumpang sejak H-15 mencapai 23.771 orang, dengan puncak pada 16 Maret saat KM Kelud berangkat dalam kondisi penuh,” ujarnya di Batam, Rabu.
Menurut Edwin, jumlah tersebut meningkat sekitar 2 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
KM Kelud menjadi armada utama selama musim mudik dari Batam, dengan kapasitas normal 2.607 penumpang dan kapasitas tambahan (dispensasi) hingga 3.457 penumpang.
Selain itu, Pelni juga mengoperasikan KM Nggapulu yang mampu mengangkut hingga 2.955 penumpang dalam kondisi dispensasi.
Selama periode angkutan mudik, operasional pelayaran dilaporkan berjalan lancar tanpa gangguan berarti.
Untuk arus balik, Pelni Batam memperkirakan lonjakan penumpang terjadi pada 30–31 Maret 2026, seiring jadwal kedatangan kembali KM Kelud ke Batam pada 30 Maret dan 1 April. Perkiraan tersebut berkaitan dengan dimulainya kembali aktivitas sekolah setelah libur Lebaran.



