Kasus “Rayap Besi” Terungkap, Pemko Batam Apresiasi Kinerja Kepolisian

0
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri konferensi pers di Mapolresta Barelang, Kamis (2/4/2026). (foto : sonia nurulaini-batamtv.com)

Batam, batamtv.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian atas pengungkapan kasus pencurian fasilitas umum yang dikenal sebagai “rayap besi”.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Polresta Barelang, Kamis (2/4/2026), yang turut dihadiri Kapolda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, serta Kapolresta Barelang, Anggoro Wicaksono.

Amsakar menyatakan, pengungkapan kasus tersebut menunjukkan sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia menilai tindak pencurian terhadap fasilitas umum berdampak langsung pada kepentingan publik.

Menurutnya, kerusakan atau hilangnya fasilitas seperti lampu lalu lintas dan jaringan utilitas dapat mengganggu aktivitas masyarakat serta menurunkan tingkat keselamatan di ruang publik.

Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan potensi tindak kejahatan guna menjaga kondusivitas wilayah.

Sementara itu, Kapolda Kepulauan Riau, Asep Safrudin, menyampaikan bahwa meskipun nilai barang yang dicuri relatif kecil, dampaknya signifikan karena menyangkut fasilitas yang digunakan masyarakat luas.

Ia menambahkan, pencurian tersebut turut menghambat fungsi infrastruktur kota, termasuk sistem lalu lintas dan jaringan penerangan.

Kapolresta Barelang, Anggoro Wicaksono, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengungkap sejumlah kasus serupa di beberapa lokasi. Di antaranya pencurian perangkat pengendali lampu lalu lintas di kawasan Batu Ampar, pencurian kabel menara telekomunikasi di Sagulung, serta pencurian kabel penerangan jalan di wilayah Batu Ampar.

Polisi mencatat, pelaku diduga melakukan aksi berulang di sejumlah titik, sehingga penindakan dilakukan sebagai upaya mencegah gangguan lebih luas terhadap fasilitas publik.