
Malaysia,batamtv.com,- Kakak beradik yang berprofesi sebagai penyanyi sekaligus aktris asal Malaysia, Heliza Helmi dan Hazwani Helmi, mengungkapkan perlakuan brutal yang mereka alami dari pasukan Israel.
Keduanya ikut serta dalam armada Global Sumud Flotilla (GSF), misi internasional yang bertujuan menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina di Jalur Gaza. Di tengah pelayaran, armada GSF disergap dan dicegat di perairan internasional dalam pelayarannya menuju Gaza.
Para aktivis dan sukarelawan yang ikut armada tersebut lantas dibawa dan ditahan di Israel untuk kemudian dideportasi. Pesawat yang membawa para aktivis dari armada bantuan tersebut mendarat di Bandara Istanbul, Turkiye, pada Sabtu (5/10/2025).
Setelah dipindahkan dari Israel ke Turkiye, para aktivis dan sukarelawan menjalani pemeriksaan kesehatan di Institut Kedokteran Forensik Istanbul sebelum memberikan kesaksian kepada jaksa sebagai saksi. Dalam wawancaranya dengan Anadolu Agency, Hazwani mengatakan partisipasi mereka dalam misi itu didorong oleh tanggung jawab moral dan agama.
“Tugas kami sebagai Muslim adalah membantu mereka (rakyat Palestina). Kami harus menghentikan blokade dan menyalurkan makanan serta bantuan,” ujar Hazwani.
Dia juga menceritakan kondisi yang sangat buruk selama ditahan oleh Israel. “Bayangkan, kami terpaksa minum air dari toilet. Beberapa orang sangat sakit, tetapi mereka (tentara Israel) hanya berkata ‘Apakah mereka mati? Kalau belum, bukan urusan saya’,” kata Hazwani. “Mereka sangat kejam, dan dunia harus tahu bahwa orang Israel benar-benar kejam,” lanjutnya.
Sementara itu, Heliza menyampaikan bahwa dia tidak mendapatkan makanan selama berhari-hari. “Saya terakhir makan pada 1 Oktober. Hari ini (4 Oktober) baru makan lagi. Jadi selama tiga hari saya tidak makan, hanya minum air dari toilet,” papar Heliza
Meski mengalami perlakuan tidak manusiawi, kedua bersaudara itu tetap menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang mereka terima setelah dibebaskan. “Kami sangat berterima kasih kepada rakyat Turkiye. Kami benar-benar terharu. Dukungan kalian membuat kami bahagia,” ujar Hazwani.
Penanggungjawab : Oktarian
Editor : Sofyan Atsauri
Sumber : Kompas.com









































