Jepang Desak Iran Jaga Keamanan Selat Hormuz di Tengah Ketegangan Kawasan

0
Kebakaran terjadi di sebuah kapal kargo Thailand setelah dihantam di Selat Hormuz, Rabu (11/3/2026). (ANTARA/Xinhua/HO-Angkatan Laut Kerajaan Thailand/aa.). (sumber : antaranews.com)

Tokyo, batamtv.com – Menteri Luar Negeri Jepang, Toshimitsu Motegi, menyerukan kepada Iran agar menghentikan tindakan yang berpotensi mengganggu keamanan pelayaran di Selat Hormuz.

Seruan tersebut disampaikan dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, Selasa, sebagaimana keterangan resmi pemerintah Jepang.

Pembicaraan ini menjadi yang kedua sejak meningkatnya ketegangan menyusul serangan udara oleh Amerika Serikat dan Israel ke Iran pada akhir Februari. Sebelumnya, kedua pihak telah berkomunikasi pada 9 Maret.

Dialog berlangsung menjelang rencana kunjungan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, ke Washington untuk bertemu Presiden Donald Trump.

Dalam pembicaraan itu, Motegi menyampaikan keprihatinan atas penahanan kapal yang terkait dengan Jepang di Teluk Persia serta meminta jaminan keselamatan jalur pelayaran di kawasan strategis tersebut.

Sejak konflik meningkat, Iran dilaporkan membatasi akses di Selat Hormuz, yang berdampak pada distribusi energi global. Jepang diketahui bergantung pada kawasan Timur Tengah untuk lebih dari 90 persen kebutuhan impor minyak mentahnya.

Selain isu pelayaran, Jepang juga mendesak penghentian serangan terhadap fasilitas sipil serta meminta pembebasan dua warga negaranya yang ditahan di Iran.

Kedua menteri sepakat untuk melanjutkan komunikasi sebagai upaya meredakan ketegangan di kawasan.

Sumber : antaranews.com