Kepala Kesbangpol Kota Batam Tekankan Pentingnya Akuntabilitas Ormas

0
Mahasiswa IPMKOB-Pekanbaru bahas Legalitas dan Pembinaan Ormas Kesbangpol Kota Batam Bersama Kepala Kesbangpol Riama Manurung. (Foto : Azura Aronita/batamtv.com)

Batam,batamtv.com,-Sejumlah mahasiswa Batam yang kuliah di Pekanbaru tergabung dalam IPMKOB-Pekanbaru menggelar audiensi dengan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Batam Riama Manurung di kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Batam, Rabu (14/1/2026). Dari IPMKOB-Pekanbaru berjumlah sepuluh orang.

Dalam sambutannya, Ibu Riama Manurung menjelaskan bahwa Kesbangpol memiliki peran krusial dalam melegalitaskan organisasi kemasyarakatan (Ormas).

Legalitas ini bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen hukum agar organisasi memiliki jangkauan jejaring yang luas dan valid sesuai perundang-undangan. Beliau merinci 4 bidang utama kerja Kesbangpol:

1. Ideologi & Wawasan Kebangsaan: Menaungi pembinaan karakter bangsa, Paskibraka, paguyuban, hingga Forum Pembauran Kebangsaan (FPK).

2. Ketahanan Ekonomi, Sosial budaya & Agama: Menangani isu ormas, kerukunan umat beragama, hingga pencegahan narkoba.

3. Politik Dalam Negeri: Fokus pada pendidikan demokrasi, sosialisasi pemilu, dan pembinaan partai politik secara berkelanjutan.

4. Kewaspadaan Nasional: Melakukan pemantauan konflik sosial, pengawasan aksi massa (demo), dan menjaga kondusivitas organisasi kemasyarakatan.

Audiensi dilanjutkan dengan diskusi antara mahasiswa IPMKOB-Pekanbaru dengan pihak Kesbangpol, dan salah satu mahasiswa mengajukan pertanyaan “Banyak organisasi yang legal secara administrasi namun ‘lemah’ dalam praktik, atau bahkan memicu gesekan internal maupun eksternal.

Apakah ada upaya dari Kesbangpol untuk memastikan organisasi yang terdaftar benar-benar memberikan dampak positif dan memiliki arah juang yang jelas, bukan sekadar formalitas dokumen?

Riana Manurung menjawab, dikarenakan negara kita Indonesia merupakan negara hukum, maka legalitas administratif adalah pintu gerbang utama.

Validitas dokumen adalah syarat mutlak agar sebuah organisasi diakui keberadaannya oleh negara. Namun, kami setuju bahwa legalitas saja tidak cukup, harus ada akuntabilitas kinerja.

Oleh karena itu, Kesbangpol menerapkan mekanisme pembinaan dan evaluasi berkala. Indikator organisasi yang sehat bagi kami adalah kedisiplinan dalam menyerahkan laporan kegiatan setiap 6 bulan.

Laporan ini bukan sekadar tumpukan kertas, melainkan instrumen bagi kami untuk menilai: Apakah organisasi ini aktif?

Organisasi yang terbukti sehat secara administrasi dan berdampak nyata dalam program kerjanya, akan kami berikan dukungan penuh.

Bahkan, laporan kinerja tersebut menjadi dasar pertimbangan kami untuk memberikan stimulan berupa dana hibah atau bantuan operasional, agar program mereka dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.

Diskusi kemudian berlanjut ketika salah satu mahasiswa IPMKOB-Pekanbaru meminta masukan dan pendapat terkait keberadaan paguyuban mahasiswa seperti IPMKOB-Pekanbaru yang selama ini menjalankan program kerja tanpa dukungan anggaran pemerintah dan menggunakan dana pribadi anggota.

Mahasiswa tersebut juga menanyakan apakah langkah tersebut sudah tepat serta memohon motivasi dari Kepala Kesbangpol.

Menanggapi hal tersebut, Riama Manurung menyampaikan, “Adik-adik sudah mengambil langkah yang sangat positif dengan memilih berorganisasi daripada hanya diam. Tidak semua mahasiswa memiliki keberanian dan kemauan seperti itu. Ibu berharap adik-adik terus berkegiatan dengan semangat, menjaga nama baik daerah, menjaga kebersamaan, dan terus memberikan manfaat.” ujarnya.

Terkait pendanaan, Riama memahami bahwa banyak organisasi mahasiswa yang berjalan tanpa anggaran pemerintah dan mengandalkan dana pribadi. Hal ini menunjukkan bahwa adik-adik memiliki komitmen, kemandirian, dan kemauan untuk berbuat.

Namun ke depan, tetap penting untuk belajar mencari peluang kerja sama atau sumber pendanaan lain yang sah dan transparan agar tidak terus terbebani secara pribadi.

Ia juga menegaskan, dengan melegalitaskan IPMKOB-Pekanbaru di Badan Kesbangpol, akan terbuka peluang kolaborasi antara organisasi dengan program-program pemerintah, serta berbagai manfaat lain yang dapat menunjang keberlangsungan dan pengembangan organisasi. Kemudian, sesi diskusi ini pun ditutup dan dilanjutkan dengan sesi dokumentasi serta foto bersama.

Penanggungjawab : Oktarian
Editor                   : Sofyan Atsauri
Reporter               : Azura Aronita