
Jakarta, batamtv.com – Ansar Ahmad bersama Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura menghadiri kegiatan halalbihalal Idulfitri 1447 Hijriah bersama masyarakat Kepulauan Riau yang berdomisili di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek). Kegiatan tersebut berlangsung di Novotel Mangga Dua Square Jakarta, Minggu (19/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Gubernur Ansar memaparkan sejumlah capaian pembangunan serta program yang sedang dan akan dijalankan, mencakup sektor infrastruktur, sosial, hingga penguatan ekonomi masyarakat.
Salah satu rencana yang disampaikan adalah pembangunan Museum dan Monumen Bahasa Nasional di Pulau Penyengat. Proyek ini diharapkan menjadi daya tarik wisata berbasis sejarah, budaya, dan religi.
Gubernur menyebutkan, pengembangan kawasan Pulau Penyengat menunjukkan dampak positif terhadap kunjungan wisatawan dan aktivitas ekonomi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara, khususnya dari Singapura dan Malaysia, turut meningkat.
Selain itu, pemerintah juga telah melakukan revitalisasi sejumlah infrastruktur di Pulau Penyengat, antara lain Masjid Raya Sultan Riau, perbaikan jalan dan drainase, serta fasilitas air bersih melalui sistem SWRO dengan dukungan anggaran APBN.
Di sektor sosial dan keagamaan, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melaksanakan berbagai program, di antaranya penempatan dai di wilayah pesisir dan perbatasan, bantuan rumah ibadah, serta pemberian insentif bagi pelaku kegiatan keagamaan.
Pada bidang kesehatan, pemerintah menyediakan fasilitas rumah singgah di Jakarta dan Batam bagi masyarakat yang menjalani pengobatan rujukan. Selain itu, program peningkatan sumber daya manusia dilakukan melalui pendidikan dokter spesialis dan subspesialis untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan di daerah.
Gubernur juga menyampaikan upaya perlindungan sosial bagi pekerja rentan, termasuk nelayan dan petani melalui bantuan iuran jaminan sosial ketenagakerjaan. Program tersebut direncanakan akan diperluas kepada kelompok pekerja lainnya, termasuk pengemudi transportasi daring.
Dalam sektor kelistrikan, Program Kepri Terang telah menjangkau ribuan rumah tangga melalui pemasangan listrik gratis. Tingkat elektrifikasi di Kepulauan Riau saat ini disebut hampir mencapai seluruh wilayah, dengan target peningkatan layanan listrik 24 jam di pulau-pulau yang masih terbatas.
Pemerintah juga merencanakan pengembangan sistem listrik berbasis energi surya untuk wilayah kepulauan kecil.
Sementara itu, dukungan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dilakukan melalui program bantuan modal kerja bekerja sama dengan Bank Riau Kepri. Program ini memberikan akses pembiayaan dengan dukungan subsidi bunga dari pemerintah daerah.
Kegiatan halalbihalal berlangsung dalam suasana kebersamaan dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, perwakilan organisasi kedaerahan, serta mahasiswa asal Kepulauan Riau yang menempuh pendidikan di berbagai kota.
Acara juga diisi dengan tausiah yang disampaikan oleh Abdil Muhadir Ritonga, yang mengajak peserta menjadikan halalbihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi dan memperkuat nilai kebersamaan.
Penanggungjawab : oktarian
Editor : pariadi
Reporter : dwi susilo










































