KURMA 2026 di Kepri Padukan Layanan Publik, Edukasi Syariah, dan Panggung Budaya

0
Warga berkunjung di stan KURMA 2026 yang digelar di depan Gedung Dekranasda Kepri, Tanjungpinang. Dimulai pada 2 Maret lalu, kegiatan ini menghadirkan pelayanan publik terpadu serta edukasi ekonomi syariah bagi masyarakat. (foto : dwi susilo-batamtv.com)

Tanjungpinang, batamtv.com – Kepulauan Riau Ramadan Fair (KURMA) 2026 yang digelar di depan Gedung Dekranasda Kepulauan Riau menghadirkan konsep layanan publik terpadu sekaligus edukasi ekonomi syariah bagi masyarakat. Kegiatan ini telah berlangsung sejak 2 Maret 2026.

Selama beberapa hari pelaksanaan, berbagai perlombaan turut memeriahkan suasana Ramadan, di antaranya lomba berbalas pantun, busana muslim, dan adzan.

KURMA 2026 juga menyediakan sejumlah layanan publik secara langsung bagi masyarakat. Di antaranya layanan Hak Kekayaan Intelektual dari Kementerian Hukum dan HAM, kepesertaan BPJS Kesehatan, pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan bersama Kimia Farma, serta pelayanan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Selain itu, tersedia pula pelayanan pajak kendaraan melalui Samsat/Bapenda, layanan keimigrasian, konsultasi haji dari Kantor Wilayah Kementerian Agama, layanan zakat oleh Baznas, fasilitas dari Pegadaian, hingga pendampingan sertifikasi halal bagi pelaku usaha.

Di sektor keuangan dan ekonomi syariah, kegiatan ini melibatkan Bank Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kepulauan Riau bersama sejumlah perbankan nasional dan daerah, seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, BSI, BRK, dan BCA. Masyarakat dapat memperoleh literasi keuangan sekaligus memanfaatkan berbagai layanan perbankan di lokasi kegiatan.

Salah satu program yang banyak diminati pengunjung adalah pasar murah sembako. Dinas Perindustrian dan Perdagangan bersama Dinas Ketahanan Pangan menyediakan kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Program tersebut dihadirkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama Ramadan di tengah meningkatnya konsumsi rumah tangga.

Selain layanan publik dan pasar murah, area promosi pariwisata dan budaya juga menjadi bagian dari kegiatan. Kawasan ini menampilkan tema bahari, alam, dan petualangan, dilengkapi permainan rakyat serta pertunjukan seni budaya Melayu.

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kepulauan Riau juga membagikan takjil gratis setiap hari bagi masyarakat yang berbuka puasa di lokasi kegiatan.

Sementara itu, pembukaan resmi KURMA 2026 digelar pada 4 Maret 2026 di One Batam Mall, Kota Batam. Acara tersebut dihadiri Wakil Gubernur Kepulauan Riau Nyanyang Haris Pratamura bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Riau Rony Widijarto.

Pembukaan ini sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) di Provinsi Kepulauan Riau sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan syariah di daerah.

Dalam rangkaian KURMA 2026 juga ditampilkan pameran foto tematik yang menampilkan progres sejumlah program pembangunan di Kepulauan Riau.

Salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga pertengahan Februari 2026, realisasinya di Kepri mencapai 79,32 persen melalui 199 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjangkau lebih dari 506 ribu penerima manfaat.

Selain itu, Program Sekolah Rakyat juga diperkenalkan sebagai upaya menyediakan akses pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Di Kepulauan Riau, program ini berada di tiga lokasi, yaitu Tanjungpinang, Natuna, dan Anambas. Sekolah Rakyat Terintegrasi 33 Tanjungpinang menjadi yang pertama diresmikan dengan kapasitas 100 siswa berasrama dari tingkat SD hingga SMA.

Pemerintah juga mencatat pembentukan 407 Koperasi Desa Merah Putih di 419 desa dan kelurahan di Kepulauan Riau yang telah diresmikan secara nasional pada 2025.

Di sektor kesejahteraan dan ketahanan pangan, pemerintah memberikan bantuan iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi nelayan dan petani sebagai bentuk perlindungan kerja. Indeks Ketahanan Pangan Kepulauan Riau juga meningkat menjadi 71,96 persen, seiring dengan naiknya Nilai Tukar Petani (NTP) menjadi 108,01 pada 2025.

Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau, Hasan, mengatakan KURMA 2026 dirancang tidak sekadar menjadi kegiatan Ramadan, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin KURMA menjadi ruang yang dekat dengan masyarakat. Pengunjung tidak hanya menikmati kegiatan hiburan, tetapi juga dapat memanfaatkan layanan publik dan memperoleh edukasi ekonomi syariah,” ujarnya, Rabu (4/3/2026).

Menurutnya, kolaborasi lintas instansi dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu kekuatan utama.

“Melalui konsep ini, berbagai layanan seperti perbankan, kesehatan, perpajakan, hingga sertifikasi halal dapat diakses masyarakat dalam satu lokasi,” kata Hasan.

Ia berharap KURMA dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat setiap Ramadan.

“Mudah-mudahan kegiatan ini menjadi kebanggaan Kepulauan Riau sekaligus mendorong pergerakan UMKM, sektor pariwisata, serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Penanggungjawab : oktarian

Editor : pariadi

Reporter : dwi susilo