read news – Walikota Batam Sebut Pembangunan Batam jadi Daya Tarik Pariwisata

0
Walikota Batam Muhammad Rudi (tengah kemeja putih), saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Konsul Amerika Serikat (AS) di Konsulat AS Medan, Bernard C. Uadan, di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (25/10/2023). (Foto : abyaqsa ramadan - batamtv.com)
Walikota Batam Muhammad Rudi (tengah kemeja putih), saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Konsul Amerika Serikat (AS) di Konsulat AS Medan, Bernard C. Uadan, di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (25/10/2023). (Foto : abyaqsa ramadan - batamtv.com)

BATAM, batamtv.com – Walikota Batam HM Rudi mengatakan dDi sektor pariwisata, Batam saat ini sedang gencar mempercantik kota hingga pengembangan kawasan Bandara Hang Nadim sebagai pintu masuk Kota Batam.

Untuk investasi, sejumlah kemudahan sudah dilakukan dan sejumlah infrastruktur di kawasan juga sudah dibangun.

Rudi pun mengapresiasi para investor dari Amerika yang saat ini masih termasuk 10 besar investor di Kota Batam. Sesuai catatan, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, realisasi investasi terjadi peningkatan proyek sepanjang Semester I (Januari-Juni) 2023.

Hal itu disampaikan  Muhammad Rudi, saat menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Konsul Amerika Serikat (AS) di Konsulat AS Medan, Bernard C. Uadan, di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (25/10/2023).

Dalam kunjungan itu, Wali Kota Batam memaparkan sejumlah potensi Kota Batam di bidang pariwisata hingga investasi. Ia berharap, dengan kunjungan tersebut makin terjalin hubungan antara Pemko Batam dengan Konsulat AS Medan.

“Batam sedang gencar membangun demi peningkatan ekonomi dan investasi dan jadi daya tarik pariwisata,” ujar Rudi.

“Batam jadi tujuan investasi ditengah perubahan dan kemajuan Kota Batam saat ini,” katanya.

Dari data sama, negara-negara dengan nilai investasi terbesar di Batam, di antaranya Singapura mencapai USD 100.607,6 juta dengan nilai proyek sebanyak 455. Kemudian, Perancis dengan nilai USD 29.119,4 juta dan Hongkong sebanyak USD 15.945,6 juta.

Selain itu, Tiongkok (USD 6.422,9 juta), Jerman (USD 5.052,4 juta), Malaysia (USD 4.105,3 juta), Amerika Serikat (USD 2.791,7 juta), Jepang (USD 1.981,7 juta), Swiss (USD 1.805,3 juta), dan Kepulauan Virgin Inggris (USD 675,0 juta).

“Kami terus berupaya meningkatkan investasi di Batam demi kesejahteraan masyarakat Kota Batam,” katanya.

Editor : Oktarian
Reporter : Abyaqsa Ramadan