
BATAM, batamtv.com – Pembuangan limbah minyak (sludge oil) berwarna hitam pekat , membuat laut dan di pesisir Pantai Kampung Melayu, Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau tercemar.
Peristiwan itu pada Rabu (3/5/2023) lalu itu membuat warga marah dan murka. Kemarahan juga ditunjukkan oleh Komisi 3 DPRD Propinsi Kepri. Mereka langsung melakukan sidak ke lokasi pantai yang saat ini sedang tercemar akibat buangan limbah.
Sidak dilakukan oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura (Gerindra) didampingi anggota Komisi diantaranya, Yusuf SMn MM ( PKS). Sugianto (PDI Perjuangan) Surya Sardi (Demokrat), Sahmadin Sinaga (Nasdem) .
Saat Komisi 3 DPRD Propinsi Kepri melakukan sidak pada Jumat (5/5/2023), nampak minyak di bibir pantai Kampung Melayu itu masih terlihat hitam pekat dan kental.
Anggota DPRD Kepri dari Komisi 3 , Yusuf SMn mengatakan, bahwa hal ini bukan terjadi untuk pertama kalinya. Bahkan sudah beberapa kali laut di sekitaran Kota Batam (Nongsa) tercemari oleh tumpahan minyak yang menurut Yusuf SMn dilakukan oleh orang tidak bertanggung jawab.
“Ini adalah kejadian yang setiap tahun berulang,” kata Yusuf SMn.
Pria yang saat ini duduk sebagai Ketua DPD PKS Kota Batam ini sangat kaget dan kecewa saat mendengar informasi untuk pertama kalinya, ini lantaran dirinya sudah geram lantaran kejadiannya terus berulang seolah tanpa ada solusi.
“Kita tidak boleh buang-buang anggaran hanya untuk sekedar ‘cuci piring’. Orang yg berbuat, kita yang disuruh bersih-bersih,” kata Yusuf.
Yusuf SMn MM Anggota Komisi 3 DPRD Kepri mengatakan dalam waktu dekat pihaknya di Komisi III akan meminta pimpinan DPRD Provinsi Kepri, supaya secepat mungkin berkoordinasi dengan Gubernur Kepri agar menyurati Kementerian terkait untuk berkoordinasi dengan pihak KBRI yang ada di Singapura dan juga Malaysia.
Yusuf berharap agar Pemerintah Propinsi Kepri maupun Pemerintah Pusat harus serius mengatasi masalah ini. “Ini masalah serius, ini harus disampaikan ke pemerintah pusat karena ini sudah menyangkut hubungan antar negara,” tegas Yusuf SMn.
Editor : Oktarian
Reporter : Muhammad Amin









































